oleh

GMNI Minta KPK Tangani Aset Bermasalah Pemkab Mamuju

2enam.com.Mamuju: Gencarnya pemeriksaan KPK di Kabupaten Polewali Mandar terkait dugaan korupsi ditubuh Pemkab Polman, mendapat perhatian dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesi (GMNI) Cabang Mamuju.

Ketua GMNI Mamuju, Muh Fathir Toriq kepada awak media berharap jika KPK dapat terjun ke Mamuju untuk memeriksa sejumlah aset bermasalah, dimana sampai hari ini penanganannya dianggap lamban.

“Kami meminta KPK Turun juga ke Mamuju terkait sejumlah kejanggalan Aset bermasalah dimana sampai hari ini belum jelas penangannya, KPK Jangan takut ke Mamuju,”

Pasalnya menurut Fathir temuan terhadap aset bermasalah hingga saat ini tak bergulir, meski pihaknya telah melaporkan dugaan kerugian daerah ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat.

“Kami sejak januari 2020 sudah aksi, sampai pada RDP tiga kali sampai kami melaporkannya di Kejaksaan Tinggi Sulbar, harapan kami agar ini segera ditangani,”

Sejumlah aset bermasalah ditubuh Pemerintah Kabupaten Mamuju tersebar di sejumlah OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yakni :

– Feri Mini yang diduga kerugikan Negara sebesar 1.9 Millar Rupiah
– Apresial penjualan gedung dprd lama hnya 60 jt dan disetor ke Kasda baru 8 juta
– Penjualan tiga Ambulance Kililing Dinas Kesehatan
– Penjualan Eksavator DLHK
– penjualan Eksavator Dinas Kelautan dan perikanan
– Penjualan Unit Damkar Mamuju
– Dan sejumlah Mobil Randis mewah yang belum diketahui keberadaannya

Anto/M4R10

Komentar