Faisol Ali : Jajaran kemenkumham Sulbar Harus Memiliki Semangat, Kesadaran, dan Kemampuan Bela Negara.

Mamuju, Sulbar8 views

2enam.com, Mamuju : Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat, Faisol Ali menyebut seluruh warga negara harus memiliki semangat, kesadaran, dan kemampuan Bela Negara.

Menurutnya, kita harus mempunyai daya tangkal dan ketangguhan dalam menghadapi situasi yang semakin berkembang pesat dan kompleks di segala bidang.

“Untuk itu, khususnya di Jajaran Kanwil Kemenkumham Sulawesi Barat agar terus menanamkan rasa nasionalisme untuk kemajuan bangsa dan Negara” sambung salah satu Kakanwil Institusi Menkumham, Yasonna itu usai mengikuti upacara dalam Rangka Peringatan Hari Bela Negara ke-74 Tahun 2022 secara virtual di Aula Pengayoman, Senin (19/12/2022).

Turut hadir pada kesempatan itu para Pimpinan Tinggi Pratama bersama seluruh jajaran yang juga mengikuti secara virtual.

Di tingkat Kemenkumham, upacara Bela Negara dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI Komjen Pol. Andap Budhi Revianto. Ia menyampaikan sambutan dari Presiden Joko Widodo yang mengatakan bahwa melalui peringatan Bela Negara ini, jajaran diminta untuk meneguhkan niat bahwa upaya membela negara adalah upaya bersama yang dilakukan oleh seluruh komponen bangsa.
Sekjen meminta jajaran untuk membangun sumber daya manusia yang unggul, produktif, inovatif, dan berdaya saing serta memiliki kesadaran Bela Negara.

“Bela Negara adalah sikap, perilaku, dan tindakan warga negara, baik secara perseorangan maupun kolektif dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, serta keselamatan bangsa dan negara,” ujar Sekjen.

Lebih lanjut, Sekjen mengatakan bahwa bela negara merupakan kehormatan bagi setiap warga negara yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran, tanggung jawab dan rela berkorban dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Pada peringatan Hari Bela Negara ke-74 tahun 2022 ini saya mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama menunaikan tugas dan tanggungjawab sesuai dengan peran dan profesi masing-masing, untuk ikut serta dalam Bela Negara,” ujarnya.

Menutup sambutan Presiden Joko Widodo, Sekjen menambahkan bahwa peringatan Hari Bela Negara ini menjadi momentum untuk semakin meningkatkan kesadaran, semangat, serta kewajiban dalam membela negara, membangun bangsa, san mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

rls

Komentar