oleh

Enny ; OPD Harus Lebih Serius

-Sulbar-10 views

2enam.com, Mamuju — Rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Sulawesi Barat periode tahun 2017-2022 telah memasuki tahun ketiga dari penjabaran RPJMD melalui RKPD Provinsi Sulbar Tahun 2020, yang hingga saat ini sedang dalam proses pembahasan rancangan peraturan daerah tentang APBD tahun anggaran 2020 nantinya.

” Sebagai Wakil Gubernur dengan adanya bimbingan teknis ini OPD-OPD beserta seluruh perangkatnya diharapkan lebih serius lagi dan lebih memaknai apa arti dari tujuan renstra-renstra itu demi kebaikan kita bersama,”sebut Enny saat membuka acara secara resmi Bimbingan Teknis Penyusunan Perubahan Renstra Perangkat Daerah Tahun 2017-2022 yang digelar oleh Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Sulbar berlangsung di ruang oval kantor Gubernur Sulbar, Kamis, 14 November 2019

Lebih lanjut Enny mengharapkan, kiranya para OPD lingkup Pemprov Sulbar terus berupaya mencapai target-target pembangunan daerah yang telah ditetapkan, sehingga dapat meraih tujuan bersama khususnya mengenai pertumbuhan ekonomi yang inklusif meskipun telah berada diatas rata-rata nasional, tingkat pengangguran terbuka yang masih perlu diturunkan, gini rasio yang terjaga, serta indeks pembangunan manusia yang masih berada dibawah rata-rata nasional.

” Tadi kita telah mengikuti pembukaan bimtek renstra RPJMD, yang bertujuan untuk lebih memperbaiki renstra sebagaimana yang telah disampaikan, kegiatan ini sangat bermanfaat dan akan memberikan bagaimana memberikan keseriusan dalam menghadapi RPJMD kedepan dan juga untuk visi misi Gubernur Sulbar Tahun 2022,” ungkap mantan anggota DPR RI itu

Sekprov Sulbar, Muhammad Idris mengemukakan, renstra merupakan pedoman utama OPD yang tidak boleh dianggap remeh dan disepelekan sebab hal tersebut merupakan pedoman utama bagi para OPD khususnya dilingkup Pemprov Sulbar.

“Hal ini merupakan pekerjaan rutin yang sangat elementer, artinya kalau kita salah menetapkan rencana srategi maka selamanya akan salah bekerja, makanya tidak boleh main-main kita harus memastikan apa yang menjadi perkembangan global internasional itu baik lokal, harus diakomodasi untuk menyusun program-program kegiatan-kegiatan yang nyambung dengan masalah yang ada,” tandasnya

Masih kata Idris, hendaknya bagi para pimpinan OPD dan bawahannya dapat membiasakan melaukan suatu pertemuan dalam rangka memikirkan kemajuan dan kemaslahatan masing-masing organisasi sebab hal tersebut merupakan bagian yang sangat penting untuk dilakukan.

“Kepada para OPD kiranya dapat menyelesaikan dengan cepat tidak hanya cepat tetapi juga tepat sasaran sesuai dengan ketentuan dan harapan yang ada,” beber mantan Kepala LAN Makassar itu.

Juga hadir dalam bimtek tersebut, Asisten II Bidang Ekbang, Hamzah, Asisten III bidang administrasi, Djamila, para pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar serta para tamu undangan.

(farid)

Komentar