oleh

Ekonomi Sulbar Triwulan III-2020 Kontraksi 5,26 %

2enam.com, Mamuju  : Ekonomi Sulawesi Barat Triwulan III-2020 kontraksi 5,26 persen dari tahun ke tahun. Sehingga secara kumulatif triwulan I-III 2020 kontraksi 0,56 persen.

Kepala BPS Sulbar, Agus Gede Hendrayana Hermawan mengatakan, kontraksi terjadi pada sebagian besar lapangan usaha dengan besaran yang bervariasi.

Kontraksi tertinggi dicapai oleh Konstruksi sebesar 16,66 persen; diikuti Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 12,25 persen; dan Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 10,31 persen.

Menurutnya, berdasarkan sumber pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat triwulan III-2020 (y-on-y),
sumber pertumbuhan terendah yang paling besar menggerus perekonomian Sulawesi Barat
berasal dari lapangan usaha Konstruksi sebesar -1,36 persen.

Berikut, administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib sebesar -1,22 persen; Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar -1,00 persen; dan Industri Pengolahan sebesar -0,70 persen.

“Sementara sumber pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat dari lapangan usaha lainnya sebesar -0,99 persen,” kata Agus, Kamis 5 November 2020

Menurutnya, struktur PDRB Sulawesi Barat menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan III-2020 menunjukkan perekonomian Sulawesi Barat masih didominasi oleh lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 42,03 persen.

Disusul, Perdagangan Besar-Eceran, Reparasi Mobil-Sepeda Motor sebesar 10,22 persen; Industri Pengolahan sebesar 9,23 persen; dan Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 8,66 persen.

M4R10

Komentar