oleh

Disulbar Istri Dominan Gugat Cerai Suami

-Mamuju, Sulbar-22 views

2enam.com, Mamuju : Angka perceraian di Sulbar setiap tahunnya mengalami peningkatan. Bahkan dalam tiga tahun terakhir ini ada trend perceraian lebih didominasi oleh cerai gugatan (istri yang menggugat suami).

Data yang dilansir dari Kanwil Kemenag Sulbar untuk Kabupaten Polman dalam rentang waktu 2015 hingga 2017, total pereceraian  sebanyak 1569 kasus. Dengan rincian cerai talak 457 kasus dan cerai gugat senyak 1.112 kasus. Kabupaten Majene total percerain dalam tiga tahun terakhir sebanyak 459 kasus, cerai talak 141 kasus dan cerai gugat   318 kasus. Sedangkan untuk Kabupaten Mamuju total percerai dalam tiga tahun terakhir sebanyak 1.183 kasus dengan cerai talak 309 kasus dan cerai gugat 874 kasus.

Kepala Kanwil Kemenag Sulbar, Muhdin mengakui perceraian di Sulbar didominasi oleh gugatan cerai oleh istri. Dia mengatakan hal ini hampir terjadi disemua wilayah di Sulbar. Namun data lain menunjukkan bahwa kebanyakan gugutan cerai itu dilangkan oleh masyarakat ekonomi menengah ke atas.

“Saya tidak hafal data pastinya, yang jelas banyak melibatkan ASN. Kebanyakan gugatan perceraian bukan karena alasan ekonomi tetapi rasa tidak harmonis,” kata Muhdin.

Dia juga menuturkan masalah lain yang banyak terjadi di Sulbar adalah pernikahan dini. Bahkan Sulbar tertinggi nasional angka pernikahan anak. Ini juga merupakan salah satu penyebab tingginya angka percerai di Sulbar.

“Pernikahan usia dini banyak dampaknya, salah satunya adalah mental yang belum siap, sehingga akan menimbulkan pertengkaran. Makanya kami disetiap sosialisi pencegahan pernikahan dini selalu juga memunculkan angka perceraian agar mereka mengerti”,Tambahnya (Rls*)

Komentar