oleh

Danlanal Mamuju pimpin pelaksanaan Upacara Hari Nusantara

2enam.com, Mamuju :  Peringatan Hari Nusantara dirayakan bersama prajurit Lanal Mamuju sebagai ucapan syukur dalam bentuk Upacara Hari Nusantara di Mako Lanal Mamuju,  13 Desember 2018.

Kegiatan ini merupakan perwujudan dari *Deklarasi Djuanda* pada tanggal 13 Desember 1957. Melalui deklarasi tersebut, Indonesia merajut dan mempersatukan kembali wilayah dan lautannya yang luas, menyatu menjadi kesatuan yang utuh dan berdaulat.

Danlanal Mamuju pimpin pelaksanaan Upacara Hari Nusantara

peringatan Hari Nusantara tingkat nasional sendiri, dipusatkan di Kabupaten Bangai Provinsi Sulawesi Tengah dengan tema “Perwujudan Kesatuan Nusantara yang Utuh melalui Deklarasi Juanda Menuju Poros Maritim Dunia”.

Komandan Lanal Mamuju Letkol Laut (KH) Drs. Siangka yang bertindak sebagai Inspektur Upacara membacakan amanat Menteri Dalam Negeri. Dimana dalam amanatnya menyampaikan bahwa “kondisi geografis negara kita 75% adalah lautan, dengan hamparan wilayah pesisir mencapai 95.181 km. Sebagai negara yang memiliki bentangan garis pantai terpanjang di dunia, Indonesia memiliki potensi unggulan dipandang dari sudut geopolitik, geostrategis dan geoekonomi.

Dikatakan Pengelolaan potensi SDA kelautan masih belum optimal, hal ini dapat dilihat dari kontribusi sektor kelautan terhadap pendapatan negara hanya mencapai 12%, tidak heran tingkat kehidupan nelayan wilayah pesisir rentan dengan kemiskinan.

Mendagri Tjahjo Kumolo juga mengingatkan dalam amanatnya, bahwa maraknya pencemaran ekosistem laut akibat polusi dan bahan-bahan non organik. Kondisi ini memerlukan perhatian khusus dan harus dilakukan secara terpadu antar pemerintah dan daerah serta masyarakat dan dunia usaha yang memiliki kepentingan terhadap sumber daya laut dan maritim di wilayahnya.

3 (Tiga) poin yang perlu mendapat perhatian dari penekanan Mendagri. Pertama dalam rangka mempercepat pembangunan diperlukan sinergitas, kedua mempercepat pembangunan infrastruktur kelautan dan ketiga diperlukan penegakan kebijakan di bidang konservasi habitat biota laut.(***)

Komentar