oleh

Cegah Potensi Kerawanan Pilkada Mamuju, Bawaslu Mamuju Gelar Diskusi Publik

-Mamuju-3 views

2enam.com, Mamuju : Dalam rangka menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan datang Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mamuju gelar diskusi publik pengawasan pemilu partisipatif,Kamis(5/3/2020).

Dalam diskusi ini mengangkat tema”Strategi Pengawasan Dalam Upaya Potensi Kerawanan Pilkada Mamuju 2020 Berbasis Data IKP Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mamuju Tahun 2020″.

Ketua Bawaslu Mamuju Rusdin,mengatakan 4 dimensi yang menjadi penunjang Kerawan Pilkada dan semakin meningkat partisipasi semakin tinggi pula kerawanan.

“Semakin tinggi partisipasi pemilih, semakin tinggi juga kerawanan,”ungkap Rusdin

Sementara media sosial yang sudah mulai memanas dan saling sindir,diketahui ada 15 kabupaten kota yang masuk IKP dan Kabupaten Mamuju berpotensi bermasalah
78,01% Kabupaten Mamuju.sementara Provinsi Sulbar 3 kabupaten masuk ke urutan 10 besar potensi bermasalah

“3 Kabupaten di Sulbar yang masuk 10 besar rawan, Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah dan Majene,” ujarnya

Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Mamuju Hamdan Dangkang,mencoba meramu potensi di setiap tahapan dan Keterbatasan SDM di beberapa wilayah

“Kita masih coba mencari dan mengumpulkan penyebab potensi tersebut,”pungkas Ketua KPU

Sementara terkait ke netralitas ASN di Kabupaten Mamuju yang di sampaikan oleh kepala Kesbangpol Kabupaten Mamuju.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Mamuju Basit mengatakan netralitas dan kode etik asn harus di jaga dan kepala Kesbangpol sudah memberikan himbauan kepada para Asn

“Jika ASN  profesional beberapa regulasi maka akan berjalan dengan lancar,Kalau ASN berpolitik praktis maka iya akan habis,”ungkapnya

Diskusi tersebut di gelar untuk menangkal Kerawan Pilkada Bupati dan Wakil Bup di kabupaten Mamuju yang juga di hadiri sejumlah stakeholder terkait dan tamu undangan lainnya.

Di ketahui bahwa tanggal 23 September 2020 mendatang Pilkada 2020 akan di helat

(MRz)

Komentar