oleh

Cara Kapolres Majene Lestarikan Sejarah Monumen Tugu Brimob

2enam.com, Majene : Monumen tugu Brimob yang berdiri tegak di perempatan Jl. A. Pengeran Pettarani No.7 Kelurahan Labuang Utara Kecamatan Banggae Timur tentunya merupakan bukti sejarah yang dibangun sejak tahun 1950-an.

Tugu yang berdiri tepat disekitar stadio Prasamya Mandar Majene ini tentu menjadi perhatian Kepala Kepolisian Resort Majene AKBP Irawan Banuaji dengan rutin melakukan pemeliharaan baik dengan perbaharuan warna dan sebagainya agar sejarah perjuangan tetap lestari.

Nampak tugu brimob kembali di berikan perawatan seperti pembersihan dan pengecetan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Majene beserta para pasukan Brimob lainnya yang kebetulan berada di wilayah Majene dalam rangka BKO pengamanan rangkaian Pemilukada, Jumat (13/11/20).

Penyandang pangkat dua bunga sekaligus mantan Komandan pasukan di Korps Brimob (Danden Gegana) ini menuturkan sejarah itu harus diabadikan dan dikenang sebagai semangat kita untuk lebih cinta kepada bangsa ini melalui perjuangan para pahlawan bangsa.

Tak hanya itu, kita ketahui bahwa perjuangan mempertahankan NKRI pun tak luput dari kiprah Korp ini. “Peristiwa 10 Nopember 1945 Surabaya melawan pasukan Sekutu adalah salah satunya,” tuturnya.

Lebih lanjut disebutkan, Tugu Korps Brimob ini merupakan monumen pendaratan pertama pasukan Mobrig (Penamaan Korps Brimob sebelum diganti red) yang kala itu ditugaskan menumpas pasukan pemberontak DI-TII.

Tugu Brimob ini dibangun oleh Angkatan Kepolisian Korps Brigade Mobil Resimen Tugas IV, ditujukan untuk mengenang jasa pendahulu Korps Brigade Mobil Polri khususnyaa di wilayah hukum Polres Majene sekaligus mengajak masyarakat Mejene untuk bisa menjaga kebersihan tugu dan sekitarnya sebagai bentuk penghargaan sejarah perjuangan Brimob dimasa itu, tutup Kapolres.

Setelah dilakukan pemeliharaan nampak tugu brimob kembali rapi dan bersih serta diperindah dengan corak warna khasnya yaitu Merah-Hitam, Kuning dan Putih.

Diman

Komentar