oleh

BPJS Kesehatan Serahkan Piagam Penghargaan ke Pemkab Mamuju

2enam.com, Mamuju : BPJS Kesehatan menyerahkan piagam penghargaan kepada Pemkab Mamuju, atas keberhasilannya memenuhi Universal Health Coverage (UHC).

Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Andi Afdal Abdullah, sangat mengapresiasi atas komitmen yang dinilai luar biasa dari bupati mamuju dalam upaya memberikan jaminan kesehatan kepada semua masyarakat.

Dirinya berharap apa yang dilakukan pemerintah kabupaten Mamuju dapat di contoh oleh daerah lain demi memajukan derajat kesehatan masyarakat secara umum.

“Ini adalah political will yang telah dibuktikan oleh bupati mamuju, karena mengalokasikan anggaran yang cukup besar demi layanan kesehatan tentu akan sangat membutuhkan komitmen yang kuat dari pimpinan daerah,” kata Afdal, Rabu , 12 Januari

Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi mengatakan, tidak boleh lagi ada masyarakat yang tidak dilayani oleh fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas sampai ke rumah sakit karena semua jaminan kesehatannya telah ditanggung pemerintah daerah lewat BPJS kesehatan.

“Untuk mencapai target UHC atau jaminan kesehatan semesta, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar di mulai dari awal kepemimpinannya ditahun 2021 dengan nilai anggaran lebih dari 35 Milyar rupiah, dan semakin ditingkatkan pada tahun ini dengan nilai hampir 60 milyar rupiah untuk memberikan jaminan kesehatan gratis melalui kepesertaan BPJS kesehatan yang akhirnya dapat mengakomodir 95 persen masyarakat mamuju dari semua kecamatan yang ada,” sebut Sutinah.

Ia meminta hal ini bisa disosialisasikan kemasyarakat, terlebih saat ini dengan UHC bukan hanya masyarakat yang tidak mampu yang kita jamin, tapi semua masyarakat mamuju tanpa terkecuali, bahkan pengurusannya sehari bisa langsung di masukkan ke BPJS kalau ada yang sakit

“Kita tentu tidak mau lagi ada warga mamuju, yang harus jual motornya cuma karena mau melahirkan, atau ada yang bahkan jual rumah hanya karena mau berobat,” ungkapnya.

Selain membawa manfaat kepada masyarakat, intervensi anggaran besar dalam jaminan kesehatan, diakui Sutinah, juga akan berimbas secara positif pada sejumlah sektor lain, termasuk pendapatan daerah yang secara tidak langsung diterima oleh sejumlah sarana kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit melalui klaim BPJS Kesehatan.

“Saya juga mengapresiasi BPJS kesehatan yang telah membangun sinergi bersama pemerintah daerah dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat mamuju, untuk itu ia berharap, lewat gelontoran dana yang cukup besar tersebut akan berbanding lurus dengan pelayanan yang semakin meningkat dari BPJS kesehatan,” ungkapnya.

M4R10

Komentar