oleh

BMKG Imbau Warga Waspadai La Nina

2enam.com, Mamuju :  BMKG Stasiun Majene terus mengingatkan warga agar tetap waspada menyikapi musim hujan saat ini.

Kepala Stasiun MKG Majene, Agus Lacuda mengatakan, saat ini ada fenomena La Nina yang terjadi di Mamuju. Sehingga diminta kewaspadaan bagi semua pihak agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“La Nina sudah mulai dari November hingga Januari. Intensitasnya hujan karena ada La Nina maka melebih dari normalnya,” kata Agus, Rabu 3 November.

Menurut Agus, puncak La Nina bakal berlangsung pada Desember atau akhir tahun nanti. Fenomena La Nina ini terjadi di seluruh Indonesia, namun bagian barat tidak terlalu dominan. Walau pun begitu tetap harus antisipasi.

“Kalau kategori belum muncul, nanti kalau waspada atau siaga kita sampaikan di peringatan dini, tiga jam sebelum terjadi,” sebutnya.

Agus pun mengimbau agar nelayan memperhatikan perkiraan gelombang laut sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kepala DKP Sulbar, Fadli Syamsuddin menyebutkan, pihaknya rencana dalam waktu dekat menganalisa lebih lanjut dan membuat edaran yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi cuaca ini.

“Kita hanya bisa mengimbau dan fungsi pelayanan itu bukan DKP,” sebutnya.

Rencananya, kata dia, Surat Edaran tersebut bakal dikeluarkan pada akhir pekan ini.

“Efek lokalnya harus dilihat juga, insya Allah akhir pekan saya rilis,” ujarnya.

Salah seorang nelayan, Busman mengatakan, sudah hampir satu bulan tidak melaut karena faktor cuaca. Sisi lain memang ikan yang sangat kurang di perairan Mamuju.

“Kalau cuaca biasa diterobos kalau banyak ikan, tapi memang saat ini ikannya kurang. Sekarang ini memang kurang ikan, nanti bulan januari atau februari musim panen,” jelasnya.

Menurutnya, ikan dari luar yang banyak masuk di Mamuju, dari Majene, Pasangkayu atau Bambaloka.

M4R10

Komentar