oleh

BKKBN Sulbar Rangkul TNI Sukseskan Program KB

2enam.com, Mamuju : Perjalanan panjang program keluarga berencana di Indonesia mempunyai cerita yang menarik dan bersejarah, terkait peranan strategis TNI menyukseskan program keluarga berencana. Diawali dengan pencanangan lembaga baru oleh Presiden Soeharto pada tahun 1970, dengan membentuk Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional yang dinahkodai oleh Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, Brigadir Jenderal Soewardjono Suryaningrat (Kepala BKKBN 1970-1983).

Lembaga ini langsung di bawah presiden yang mempunyai tugas yang sangat berat, yakni menurunkan angka kelahiran masyarakat indonesia yang rata-rata angka kelahiran pada waktu tersebut, 5 hingga 6 anak per wanita usia subur. Kontribusi Tentara Nasional Indonesia amatlah besar terhadap program KB Nasional.

BKKBN dan TNI bahu membahu menurunkan angka kelahiran dan laju pertumbuhan penduduk Indonesia guna mensejahterahkan kehidupan bangsa. Peranan pimpinan dan jajaran TNI tidak diragukan. Pimpinan TNI mempunyai komitmen yang tinggi dan sadar bahwa masalah kependudukan dan ketahanan keluarga merupakan cikal bakal ketahanan nasional, sehingga keluarga kecil berkualitas yang tangguh akan mendorong ketahanan bangsa. Berbagai aktivitas dilakukan demi suksesnya program KB Nasional, diantaranya adalah. Angkatan Darat menggapai daerah-daerah perbatasan dan perdesaan melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)
Angkatan Laut mengggapai pulau-pulau dengan KB Baskara Jaya, dan
Angkatan Udara dengan pelayanan KB di pulau-pulau terkecil.

Kepala BKKN Sulbar, Andi Rita Masyani mengatakan berdasarkan pada sejarah panjang peran TNI tersebut pihak ingin kembali mempertajam melalui kegiatan pemantapan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) melalui bulan bhakti TNI KB Kesehatan Provinsi Sulbar.

Dengan melihat besarnya komitmen dan kontribusi tersebut, BKKBN dan TNI terus melakukan berbagai upaya dan kerjasama agar pelaksanaan program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dapat semakin membaik di masa-masa mendatang, melalui bulan bhakti TNI KB Kesehatan.

“Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk memantapkan dan meningkatkan penguatan dan percepatan pencapaian sasaran Program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Melalui Bulan Bakti TNI KB Kesehatan. Kegiatan ini kami gelar selama tiga hari dengan melibatkan 40 peserta dari KOREM 142 Taro Ada Taro Gau, KODIM dan Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Se-Sulawesi Barat, TNI AL, dan TNI AU,” ucapnya, . (Rls*)

Komentar