oleh

BkkbN Sulbar Gelar Advokasi, Promosi dan KIE

-Sulbar-0 views

2enam.com, Mamuju – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BkkbN) Provinsi Sulbar menggelar pelaksanaan advokasi, promosi, dan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang menarik adalah pintu gerbang bagi perubahan perilaku masyarakat.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BkkbN Sulbar, Walfaidhin mengatakan, perubahan perilaku hanya terjadi jika isi pesan KIE menarik.

“Hanya KIE yang menarik dan disukai akan lebih mudah diingat. Hanya KIE yang menarik yang mendorong dan memotivasi khalayak umum atau masyarakat luas untuk berdiskusi dan hanya mereka yang berdiskusi, berpotensi mengadopsi perilaku baru yang kita sarankan,”kata Walfaidhin. , Rabu, 26 Februari 2020

Demikian halnya dalam program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Banggakencana), kata Walfaidhin, menuntut adanya KIE yang menarik, di samping tuntutan promosi atau kampanye yang luas melalui berbagai saluran media, baik media cetak, media elektronik, media online (media sosial), media tradisional, dan media luar ruang.

“Hasil Survei Kinerja Akuntabilitas Program (SKAP) Tahun 2018 menunjukkan bahwa Ke terpaparan masyarakat atau Pasangan Usia Subur (PUS) akan informasi Kependudukan, KB, dan Pembangunan Keluarga, masih didominasi oleh media elektronik terutama televisi yaitu berkisar antara 70 % – 90%,”ujarnya.

Hal tersebut, ungkap Walfaidhin, mengindikasikan bahwa diperlukan adanya pengembangan bagi media dan materi atau isi pesan KIE yang dikampanyekan saat ini.

“Apakah media atau isi pesan yang kurang menarik atau memang pesan yang ada tidak sampai ke masyarakat luas?,”pungkasnya.

Lanjut Walfaidhin mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan peserta dalam menyusun dan mengembangkan materi dan isi pesan advokasi, promosi dan KIE.

“Jadi, ini adalah suatu langkah untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan peserta dalam menyusun dan mengembangkan materi dan Isi pesan advokasi, promosi, dan KIE program Banggakencana di Sulbar,”tutup Walfaidhin.

(Eka)

Komentar