oleh

BI Siapkan Uang Rp 483 Miliar untuk Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah

2enam.com, Mamuju : Kebutuhan uang (outflow) di Sulbar selama Ramadhan hingga Idul fitri 1442 Hijriah diperkirakan mencapai Rp 483,85 miliar.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sulbar, Budi Sudaryono mengatakan, peningkatan kebutuhan uang tersebut sesuai pola historisnya, yakni kebutuhan warga di bulan Ramadhan cenderung meningkat.

KPw BI Sulbar juga telah mempertimbangkan kondisi recovery pasca bencana alam, penyaluran bantuan sosial, serta indikasi perbaikan ekonomi akibat efektivitas vaksinasi Covid-19.

“Secara pecahan, perkiraan kebutuhan uang periode Ramadhan hingga Idul Fitri 2021 akan didominasi oleh pecahan besar Rp 50 ribu ke atas. Angkanya mencapai Rp 421,5 miliar. Sedangkan pecahan kecil Rp 20 ribu ke bawah, sebesar Rp 62,4 miliar,” kata Budi, saat dikonfirmasi, Sabtu 17 April.

Budi menambahkan, demi mendukung pelayanan prima kepada warga. Perwakilan BI Sulbar bekerja sama dengan beberapa perbankan membuka layanan penukaran uang di 65 titik di Sulbar.

Diantaranya, Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu BPD Sulselbar, BRI, BNI, BSI, Bank Mandiri, Maybank, Bank Muamalat, Bank Panin, Bank Sinarmas, Bank Mega dan BTPN.

“Kegiatan penukaran uang yang bersifat retail di KPw BI Provinsi Sulawesi Barat maupun kas keliling di tempat-tempat keramaian tahun ini ditiadakan. Kegiatan penukaran di KPw BI Provinsi Sulawesi Barat hanya bersifat partai besar (wholesale, red) kepada perbankan,” sebutnya.

Budi juga mengimbau warga menggunakan transaksi non tunai, melalui digital banking, uang elektronik atau Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS). Transaksi non tunai bertujuan meningkatkan aktivitas ekonomi dengan mengurangi kontak fisik.

“BI telah mengeluarkan kebijakan mendorong transaksi digital dan mendorong penguatan ekosistem digital, yakni penyesuaian biaya BI-RTGS (Bank Indonesia Real Time Gross Settlement, red) dan SKNBI (Sistem Kliring Nasional BI, red),” tutupnya Budi.

M4R10

Komentar