oleh

BI Bersama 11 Instansi Vertikal Sulbar Salurkan Bantuan Sembako

2enam.com, Mamuju : Bank Indonesia (BI) Sulbar  bersama 11 instansi vertikal Sulbar bersinergi salurkan bantuan sembako di akhir tahun 2020 , Minggu 20 Desember.

Palet sembako tersebut disalurkan kepada masyarakat terdampak Covid-19 di daerah Kalukku dan Mamuju. Seremonial penyerahan bantuan total sebanyak 271 paket sembako dilaksanakan di Bandara Tampa Padang.

Turut dihadiri Kepala KPw Bank Indonesia, Kepala Kabinda, Kepala Basarnas, Kepala BPK, Komandan TNI AU, Kepala Bidang BPN, Kepala Bidang Kanwil Kemenag, Kepala Bandara Tampa Padang dan Kepala Bidang BPKP.

Penyaluran paket sembako tersebut lantaran akhir tahun seringkali identik dengan perayaan, baik itu Natal bagi yang merayakan, atau perayaan pencapaian kinerja selama satu tahun penuh dan tahun baru.

Sebagian masyarakat mungkin bisa merayakan hal hal tersebut. Namun, tahun ini menjadi tahun yang berbeda bagi masyarakat yang terdampak penyebaran virus Covid-19.

Terlebih lagi, Ketika penghasilan tak lagi sebesar biasanya. Selain itu, akhir tahun selalu identik dengan kenaikan harga. Hal ini tentu semakin menekan para masyarakat terdampak.

Olehnya, BI Sulbar bersama 11 instasi vertikal Sulawesi Barat menginisiasi program penyaluran bantuan sembako khusus. Melalui sumbangan dari seluruh instansi tersebut, terkumpul 271 paket sembako terdiri dari 6 bahan pokok senilai 300 ribu per paket.

Kepala Perwakilan BI Sulbar, Budi Sudaryono mengatakan, bahwa Bank Indonesia menginisasi program dan mengajak instansi vertikal.

“Alhamdulillah, melalui sinergi instansi vertical yang kami inisiasi ini, 11 instansi vertical lain bersedia bergabung dalam program ini dan total bantuan meningkat jadi 271 paket”, jelas Budi.

11 instansi vertikal tersebut ialah BINDA, BPK, Kemenkumham, BPKP, BPN, BPS, BKKBN, Kemenag, DJPBN, BNN dan Basarnas.

Dalam teknis penyaluran, program ini mendapat bantuan langsung dari TNI Angkatan Udara termasuk penentuan penerima bantuan di daerah Kalukku.

“Semoga pandemi segera berakhir dan perekonomian dapat berjalan dengan normal kembali,” harap Budi

M4R10

Komentar