oleh

Bapenda Mamuju Mulai Gunakan Mobile Payment Online Sistem

-Mamuju-10 views

2enam.com, Mamuju :  Atas rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Sulbar  Pemerintah Kabupaten Mamuju mulai gencar d meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kepada wajib pungut atau wajib pajak melalui Mobile Payment Online Sistem atau M-POS.

Alat perekam transaksi secara online  dipasang di rumah makan, tempat hiburan serta perhotelan sebagai pengukur jumlah pungutan pajak dari konsumen yang wajib disetor kepada pemerintah daerah.

Alat tersebut bekerja terhubung langsung dengan perangkat komputer pada kasir, sehingga jumlah pajak yang dibayar oleh konsumen kepada pelaku usaha dapat terekam dalam M-POS, jadi jumlah yang akan dipungut oleh pemerintah dapat diketahui.

Hal tersebut untuk menghindari adanya pelaku  usaha yang tidak menyetor pajak konsumen secara keseluruhan kepada pemerintah darah. Alat tersebut juga dibawah pengawasan dan pendampingan korsup KPK.

Hasil dari pemasangan M-POS, Bupati Mamuju, Habsi Wahid mengaku mendapatkan hasil yang sangat menggembirakan. Dimana, pada satu titik yang biasanya hanya menyetor 500 ribu rupiah, sekarang setorannya bisa sampai 2 jutaan. Ia berharap, semua pihak dapat bekerja sama dalam pengoperasian M-POS demi mendukung peningkatan PAD Kab. Mamuju.

“kalau semua titik-titik PAD baik itu rumah makan, tempat hiburan dan perhotelan dipasangi alat ini, saya yakin PAD kita bisa meningkat dari 70 M mencapai 200 M lebih. Yang sangat dibutuhkan adalah bagaimana para pelaku ekonomi ini mau bekerjasama. Juga bagaimana instansi terkait memberi edukasi terkait peraturan pungutan pajak tersebut secara merata, mungkin bisa dilakukan berkala sehingga ini tersosialisasi dengan baik.” Papar Habsi saat meninjau sistem kerja alat perekam tersebut,  Rabu (22/8) di Rumah Makan Cilacap sebagai salah satu rumah makan yang telah dipasangi alat M-POS.

Kepala Bank Sulselbar, Arifuddin Haruna mengaku telah berkomitmen Mendukung penuh jurus baru pemerintah Kabupaten Mamuju dalam meningkatkan capaian PAD. Terkait pengadaan alat M-POS,.

Arifuddin mengaku tidak akan membatasi jumlahnya untuk Kabupaten Mamuju, karena Mamuju merupakan ibu kota Provinsi Sulawesi Barat, juga  Mamuju sebagai pilot project di Sulbar dalam peningkatan capaian PAD.

Sementara dari keterangan Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pendapatan Daerah, Bapenda Mamuju, A. Tasyrief Akbar, 30 alat M-POS telah terpasang di titik-titik wajib pajak. Adapun target pemasangan di kabupaten mamuju sebanyak 200 unit. Dari penjelasannya, alat tersebut akan dipasang secara bertahap.

(hms.dhl*)

Komentar