oleh

Awal Tahun Mamuju Inflasi Sebesar 1,43 persen

2enam.com, Mamuju :  Di awal tahun 2021 Mamuju mengalami inflasi sebesar 1,43 persen. Inflasi ini terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya beberapa indeks kelompok pengeluaran.

Kepala BPS Sulbar, Agus Gede Hendrayana mengatakan, beberapa indeks kelompok pengeluaran itu ialah kelompok makanan, minuman dan tembakau 3,81 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,10 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,04 persen.

“Berdasarkan hasil pemantauan harga eceran berbagai komoditas barang dan jasa yang dilakukan BPS di Kota Mamuju pada bulan Januari 2021 terjadi inflasi sebesar 1,43 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 104,05 pada Desember 2020 menjadi 105,54 pada Januari 2021. Sedangkan tingkat perubahan indeks tahun ke tahun (Januari 2021 terhadap Januari 2020) adalah inflasi 3,27 persen,” kata Agus dalam rilisnya.

Sedangkan kelompok yang mengalami deflasi, Agus menjelaskan, yaitu kelompok transportasi 0,39 persen. Sementara itu, kelompok pakaian dan alas kaki; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga.

Berikut kelompok kesehatan; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya; kelompok pendidikan dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran tidak mengalami perubahan atau relatif stabil.

“Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Januari 2021, antara lain: ikan cakalang, ikan layang, cabai rawit, ikan bandeng, ikan katamba, minyak goreng, ikan baronang, ikan tongkol, tempe dan tahu mentah,” sebut Agus.

M4R10

Komentar