oleh

Anjoro Pitu Akan Menjadi Islamic Center

2enam.com, Mamuju, – Peletakan batu pertama pembangunan rumah Tahfidz Al Quran Anjoro Pitu Dinas PU dan Penataan Ruang Kabupaten Mamuju dilaksanakan di Anjoro Pitu, Kabupaten Mamuju, Selasa (24/9/2019).

Dalam sambutannya Bupati Mamuju, Habsi Wahid mengatakan, bahwa pembangunan rumah Tahfidz tersebut berawal dari bincang-bincang antara Bupati Mamuju dengan Kapolda Sulbar.

Anjoro Pitu Akan Menjadi Islamic Center

“Sesungguhnya pembangunan ini, suatu ketika saya bincang-bincang ringan dengan Pak Kapolda kalau tidak salah mungkin setengah tahun Pak Kapolda bertugas ditempat ini. Ketika itu, beliau menyampaikan kepada saya bahwa selama ini kita sudah kerja-kerja Agama. Itu artinya bahwa kita sudah konsen untuk membina keagamaan di wilayah kita. Tetapi kata Pak Kapolda itu hari, bahwa masih ada yang kurang yakni belum ada penghafal Al-Qur’an,”kata Bupati Mamuju.

Habsi juga mengatakan, bahwa pembangunan tersebut karena pihaknya ingin generasi ke depan adalah generasi Qurani yang paham terhadap Al-Qur’an.

“Jika tidak ada kesiapan kita sebagai orang tua, kita bisa bayangkan pada masa yang akan datang bagaimana generasi kedepannya. Oleh karena itu, saya sangat bersyukur dan tentunya berterimakasih dalam pemerintahan ini, tiba-tiba datang seorang yang mungkin ilhami oleh Allah yakni Pak Kapolda untuk senantiasa memberikan petunjuk kepada kita semua,”ujarnya.

Selanjutnya ia mengatakan, pembangunan tersebut bukan hanya rumah Tahfidz yang dua lokal tersebut.

“Tadi saya terinspirasi dari Pak Kandep bahwa ada baiknya jika kita jadikan tempat ini sebagai Islamic center dan ada baiknya jika kita merencanakan lokasi ini sebagai tempat kegiatan Islam,”tutur Habsi.

“Setelah ini, kita juga akan membangun satu gedung pertemuan yang akan menjadi tempat diskusi Ulama yang datang dari luar termasuk para penghafal Al-Qur’an untuk lebih mengembangkan pemahaman terhadap Al-Qur’an,”tutup Habsi

Anjoro Pitu Akan Menjadi Islamic Center

Sementara itu, Kapolda berharap kepada masyarakat sekitar, supaya tidak hanya bisa mendirikan rumah Tahfidz saja akan tetapi mengedepankan pembelajaran Al-Qur’an sehingga tidak ada lagi masyarakat buta Al-Qur’an.

Selain itu pihaknya juga mengajak kepada masyarakat bersatu untuk menjadikan rumah Tahfidz tersebut lebih baik dengan memberdayakan semangat kemandirian.

“Rumah tahfidz merupakan salah satu wadah membentuk calon orang orang sholeh, cerdas, intelektual membangun agama dan bangsa yang lebih baik,”tutur Kapolda.

Dalam peletakan batu pertama tersebut, Bupati Mamuju, kementrian agama, tokoh agama dan tokoh masyarakat juga nampak memberikan dukungannya untuk rencana pembangunan rumah Tahfidz.

Nampak dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sulbar, Bupati Mamuju, Kementrian Agama dan tamu undangan lainnya secara simbolis meletakkan batu pertamanya sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah Tahfidz.

(Eka*)

Komentar