oleh

PMII Kecam Tindakan Oknum Brimob

2enam.com, Mamuju : Pengeroyokan yang dilakukan oknum Brimob Polda Sulbar terhadap anggota Laskar Anti Korupsi (LAK), Andika Putra, menuai kecaman.

Tindakan oknum tersebut dianggap terlalu berlebihan. Malah justru menegaskan jika aparat bukan sebagai pengayom masyarakat.

Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mamuju, Muhammad Hassanal mengatakan, tidak seharusnya oknum Brimob main hakim sendiri. Ada jalur hukum yang bisa ditempuh. Bukan dengan cara-cara yang tidak dibenarkan hukum. Apalagi dilakukan di kantor Polsek

“Terlepas Andika salah atau tidak, jangan begitu (main hakim sendiri, red). Andika juga salah, karena mabok dan diduga memeras perusahaan. Makanya keduanya harus diproses hukum,” Kata Hassanal, Selasa malam 11 Agustus.

Menurutnya, rentetan kejadian yang melibatkan oknum Brimob Polda Sulbar, seperti di Januari lalu di tempat wisata Salupajaan, Kecamatan Binuang, Polman seharusnya jadi bahan evaluasi. Sehingga kejadiannya tidak terulang lagi.

“Saya yakin, warga juga menginginkan bersahabat dengan Polri dan juga sebaliknya. Tapi, kalau seperti ini, warga pasti takut,” bebernya.

Hassanal pun berharap, oknum tersebut diberi sanksi tegas sehingga ada efek jera. Terhadap Andika, Hassanal juga menyebut, jika terbukti bersalah wajib diproses hukum sesuai aturan perundang-undangan di negeri ini.

(4d3)

Komentar