oleh

32 Lembaga Mendaftar Di Link Registrasi Relawan Transisi Darurat

2enam.com, Mamuju : Masa tanggap darurat telah berakhir 4 Februari lalu. Tetapi tidak menyurutkan semangat para relawan yang masih tinggal dan terus berjuang di Mamuju dan Majene, membantu para korban gempa bumi Sulbar.  Mereka terus bergerak mengusung nilai kemanusiaan di masa transisi darurat. Walau jumlahnya, kini tak sebanyak lagi pada masa tanggap darurat.

Pada masa tanggap darurat lalu, jumlah relawan mencapai 4.506 orang dari 241 lembaga dari 11 sektor pengabdian. Data ini diperoleh melalui registrasi via link yang dibuat desk relawan di fase  tanggap darurat, beberapa hari setelah gempa magnitude 6,2.

Beberapa diantaranya melaporkan telah kembali, meninggalkan Sulawesi Barat. Sayangnya, tak semua mereka yang kembali itu melapor. Jumlah relawan yang masih berada di Sulbar di masa transisi darurat akhirnya tak diketahui persis.

Atas kondisi ini, desk relawan kembali berinisiatif membuka link pendaftaran  online untuk relawan di masa transisi darurat. Sampai dengan Jumat, 12 Februari 2021, relawan yang mendaftar di transisi darurat sebanyak 870 personil dari 32 lembaga. Terdiri dari 860 personil di Mamuju dan 10 di Majene. Angka ini diperkirakan masih kurang dibandingkan dengan jumlah riil di lapangan.

“  Tak diketahui persisi berapa relawan yang masih bekerja. Ini penting diketahui, untuk lebih memudahkan membangun koordinasi dan sinergitas sesama relawan. Memang link baru beberapa hari lalu mulai di share. Kami sangat berharap agar para relawan atau lembaga melakukan registrasi. Ini dalam rangka untuk memudahkan kerjasama serta koordinasi perencanaan dan kerja kerja para relawan,” tutur Ismail Ashat, Wakil Koordinator Desk Relawan Transisi Darurat.

(Bagian Data, Informasi dan Humas Pos Komando Transisi Darurat).

Komentar