oleh

SMAN 1 Pasangkayu Kembalikan Dana Pungli Ijazah.

2enam.com, Mamuju Utara , Pasangkayu,  Atas saran dan arahan ombudsman perwakilan sulawesi barat, Sekolah Menengah Atas Negeri Pasangkayu, mamuju utara, akhirnya mengembalikan dana pungutan liar pengambilan ijazah kepada alumni atau mantan siswa tahun ajaran 2015-2016 senin 10 oktober 2016 dan diwakili para orang tua siswa.

Sekitar 80 dari 306 alumni SMAN 1 Pasangkayu telah membayar sebesar 100 ribu rupiah untuk pengambilan ijazah beberapa bulan lalu. Dan selebihnya para alumni belum mengambil ijazahnya karena adanya biaya pengambilan ijazah yang dinilai cukup membebani.

Sebelumnya ombudsman sulbar menerima laporan dari masyarakat tentang pungutan pengambilan ijazah yang dilakukan SMAN 1 Pasangkayu dari masayarakat dan menindaklanjutinya dengan melakukan investigasi dan pemanggilan kepada kepala sekolahnya.

Dari hasil investigasi dan pemanggilan itulah pihak SMAN 1 Pasangkayu berinisiatif mengembalikan dana pungli tersebut kepada para alumni yang telah melakukan pembayaran. Namun demikian, pihak SMAN 1 Pasangkayu hanya mengembalikan dana 78 ribu rupiah dari 100 ribu rupiah karena sisanya yakni 22 ribu rupiah untuk biaya penulisan ijazah dan biaya fotocopi tampaknya ombudsman masih mentolerir hal itu.

Baru hari ini kita buka dan mengundang orang tua siswa untuk hadir dalam proses pengembalian dari pembayaran ijazah yang pernah dilakukan oleh pihak sekolah.” Ungkap kepala SMAN 1 pasangkayu Arman”.

Arman mengakui pihak sekolah telah melakukan pemungutan karena tidak mengetahui itu melanggar atau tidak, karena hanya mengikuti kebiasaan di sejumlah kantor dinas di matra yang juga melakukan pungutan. Lagipula pungutan di sekolah dilarang karena tidak ada juknis atau aturan sekolah yang memperbolehkan itu.

Kami (pihak sekolah) juga belajar dari persoalan ini, bahwa apa yang dilakukan selama ini dianggap tidak benar akan kami patuhi, akan tetapi dinas pendidikan provinsi menyediakan subsidu khusus untuk biaya penulisan ijazah karena yang diterima adalah ijazah dengan blangko kosong” harap arman”.( mg/Ir *).

Komentar