Kapolda : Polri Harus Hadir Memberikan Rasa Aman Disetiap Kegiatan Masyarakat

Mamuju, Sulbar4 Dilihat

2enam.com, Mamuju : Menjelang puncak perayaan Natal 2023 dan tahun baru 2024, dalam apel gelar pasukan operasi Lilin Marano Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar menegaskan kepada seluruh personelnya untuk terus hadir ditengah masyarakat dalam memberikan rasa aman.

Sebanyak 195 personel yang terlibat dalam operasi Lilin Marano 2023, harapan Kapolda harus siap sedia memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Hal yang paling penting kata Kapolda untuk mewujudkan pengamanan Nataru lebih maksimal adalah terus tingkatkan sinergisitas dan soliditas selama pelaksanaan tugas, karena hal tersebut merupakan kunci utama keberhasilan operasi, tutur Kapolda.

Apel digelar pasukan yang berlangsung di Depan Hotel d’Maleo itu, turut dihadiri tamu undangan dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulbar, stakeholder serta jajaran pejabat utama dilingkungan Polda Sulbar, Kamis (21/12/2023).

Apel diikuti personel dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Pertamina dan organisasi terkait lainnya.

Operasi Lilin Tahun 2023 berlangsung selama 12 hari, dimulai dari tanggal 22 Desember 2023 sampai dengan 02 Januari 2024. Polda Sulbar menurunkan 195 personil Polri belum termasuk Polres jajaran ditambah dukungan personil TNI, instansi terkait dan mitra Kamtibmas lainnya.

Polda Sulbar sendiri akan fokus mengamankan beberapa titik vital seperti gereja, mal atau pusat perbelanjaan dan objek wisata yang ada di seluruh Provinsi Sulbar.

Dalam amanat yang dibacakan Kapolda juga disebutkan bahwa pengamanan Nataru merupakan tugas rutin yang harus kita pastikan berjalan dengan aman, nyaman dan lancar, sebagaimana penekanan Bapak Presiden Joko Widodo bahwa, “Natal dan tahun baru ini rutinitas tetapi apapun tetap harus direncanakan, harus dipersiapkan, utamanya yang berkaitan dengan transportasi, pasokan dan distribusi bahan pokok.

Hal tersebut penting karena momentum Nataru telah menjadi bagian tradisi masyarakat Indonesia yang berimplikasi terhadap meningkatnya mobilitas
masyarakat.

Berdasarkan survei Kemenhub RI, potensi pergerakan masyarakat pada Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 meningkat dimana perayaan Nataru tahun ini juga bertepatan dengan masa kampanye Pemilu 2024 sehingga memiliki potensi kerawanan yang lebih tinggi.

Oleh sebab itu, dalam rangka pengamanan Nataru, Polri didukung TNI, K/L, Pemda, Mitra Kamtibmas dan stakeholder terkait menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Operasi Lilin 2023” selama 12 hari, mulai tanggal 22 Desember 2023 s.d. 2 Januari 2024. Operasi ini melibatkan 129.923 personel yang terdiri dari TNI-Polri serta stakeholder terkait lainnya yang ditempatkan pada 1.668 pos pengamanan, 670 pos pelayanan, dan 113 pos terpadu untuk menjamin keamanan 49.676 objek pengamanan.

Pada Nataru tahun ini, Polri dan stakeholder terkait telah memetakan permasalahan kamseltibcar lantas dan kamtibmas yang harus diwaspadai seperti pada sisi kamseltibcar lantas, kamtibmas hingga ancaman teroris.

Pada pengamanan perayaan malam tahun baru, lakukan pengamanan pada setiap giat keramaian dengan maksimal, terutama yang melibatkan massa
dalam jumlah besar.

Selain itu, lakukan pengaturan lalu lintas dan pengamanan pada lokasi kegiatan secara humanis serta tingkatkan pengawasan
distribusi handak komersial maupun petasan agar kegiatan berjalan dengan aman.

Terakhir, saya mengucapkan “Selamat Natal 2023 dan Tahun Baru 2024”. Semoga cahaya dan cinta kasih Tuhan senantiasa menyelimuti relung hati kita semua sehingga melahirkan semangat serta harapan baru, demi mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045.

Humas Polda Sulbar

Komentar