Tingkatkan Kemampuan Pencari Kerja, BLK Sulbar Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Angkatan IV 2023

2enam.com, Mamuju : UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Sulbar menggelar Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Angkatan IV 2023. Pelatihan ini diikuti 128 orang peserta. Mereka akan mengikuti pelatihan kerja untuk empat jurusan. Yakni Tata Busana, Tata Rias dan Kecantikan, TIK/Komputer dan Tekni Pengelasan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Sulbar, Andi Farid Amri mengatakan, pelatihan yang dilaksanakan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun. Tujuannya bagaimana menghasilkan tenaga kerja yang memiliki kemampuan dan berdaya saing.

“Pelatihan ini merupakan program unggulan yang dilaksanakan setiap tahun. Kami memang terus berupaya dan berusaha meminta bantuan peralatan dan sarana pelatihan yang lebih memadai dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker),” kata Farid, Kamis 31 Agustus.2023

Kepala UPTD BLK Sulbar, Andi Farid Krusno menuturkan, pelatihan dia, bakal berlangsung hingga Oktober. Peserta akan dilatih agar bisa bersaing dengan para pencari kerja yang lain.

“Tahun depan UPTD BLK Sulbar akan menambah enam jurusan yang baru. Yakni pelatihan Barista, Tata Boga, Perbaikan AC, Service HP, Pengolahan Hasil Pertanian dan Ikan,” ungkapnya.

Ia pun menjamin profesionalitas tenaga pelatih yang memberikan pelatihan di BLK Sulbar. Hal itu ditandai dengan sudah banyaknya alumni pelatihan kerja di BLK Sulbar yang berhasil menembus perusahaan-perusahaan ternama di Indonesia.

“Pelatihnya dijamin profesional. Hanya yang jelasnya untuk tahun depan kalau kita mau buka program baru, tentunya kami minta bantuan terlebih dahulu dari BLK Makassar,” sebutnya.

Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi memberi apresiasi kepada UPTD BLK Sulbar, yang menggelar pelatihan ini. Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi fokus Pemprov Sulbar agar SDM Sulbar dapat berdaya saing.

“Supaya kita bisa berkompeten di era sekarang ini, sangat penting sekali untuk mengambil pelajaran di pelatihan ini. Saya ingin agar peserta bisa menggali betul, mempelajari betul apa yang belum diketahui,” ujar Suraidah.

Menurutnya, sertifikat yang nantinya diterima tentu sangat bermanfaat. Ini bukti bahwa pemerintah hadir ditengah kebutuhan masyarakat.

myu

Komentar