DTPHP Sulbar Salurkan Bantuan Pangan

Mamuju, Sulbar3 Dilihat

2enam.com,  Mamuju : Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Sulbar menyalurkan bantuan pangan berupa beras nutri-zinc dan telur ayam di lokus penanganan stunting di dua kecamatan di Kabupaten Mamuju.

Adapun lokus yang dimaksud yaitu Desa Toabo, Desa Papalang dan Desa Bonda Kecamatan Papalang dan di Desa Beru-Beru serta Desa Sondoang Kecamatan Kalukku. Kegiatan itu berlangsung selama dua hari yakni Jumat-Sabtu, 25-26 Agustus 2023.

Sebanyak 120 paket beras nutrizinc serta telur ayam akan dibagikan dalam upaya penanganan stunting, yang dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan urgensi wilayah penanganan.

Diketahui, dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulawesi Barat Nomor 296 Tahun 2023, wilayah penanganan DTPHP meliputi sembilan desa di Kecamatan Papalang dan 10 desa di Kecamatan Kalukku.

Dari hasil Survei 2022 Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, Sulbar merupakan provinsi dengan prevalensi balita stunting tertinggi kedua di Indonesia yakni sebesar 35 persen.

Kepala DTPHP Muhtar menjelaskan, beras nutri zinc adalah beras yang memiliki kandungan unsur Zn (Zinc) lebih tinggi (± 25 persen) daripada beras dari varietas yang lain. Dilepas pada tahun 2019 dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Pertanian No. 168/HK.540/C/01/2019.

“Varietas padi nutri-zinc saat ini sedang dikembangkan oleh UPTD Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Karena kandungan Zn yang tinggi, Nutri Zinc berpotensi mencegah terjadinya stunting,”kata Muhtar

Selain itu, Zinc atau seng (zink) adalah mineral yang memiliki peranan sangat penting bagi tumbuh kembang anak, terutama di tiga tahun pertama usianya.

“Ada beberapa manfaat Zinc diantaranya memperkuat daya tahan tubuh, mengoptimalkan tinggi badan, meningkatkan kecerdasan otak, meningkatkan nafsu makan, mempercepat penyembuhan luka serta meringankan gejala diare,”bebernya

Dengan pemberian bantuan beras nutri-zinc dan telur ayam, kata Muhtar, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi, sehingga dapat menekan angka stunting di Sulbar sebagai salah satu tugas besar untuk menyelamatkan generasi yang ada di provinsi ini.

Sebagai informasi, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada balita yang disebabkan oleh kekurangan gizi dalam jangka waktu lama dan kurangnya stimulasi yang diukur dari tinggi badan anak dibandingkan dengan umurnya. Atau stunting merupakan kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan, sehingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek yang tidak sesuai dengan usianya. Stunting dapat dicegah dengan mengkonsumsi pangan bergizi, diantaranya beras yang mengandung Zinc tinggi seperti beras nutri zinc

rls

Komentar