Rencana Penyaluran DBH Sawit, Hatta Kainang Minta Pemprov Sulbar Jemput Bola

2enam.com, Mamuju :  Provinsi Sulawesi Barat berpotensi menerima Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor kelapa sawit, yang rencananya bakal disalurkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI.

Wakil Ketua Komisi IV, Muhammad Hatta Kainang mengatakan, DBH tersebut rencananya disalurkan kepada 350 daerah penghasil sawit di Indonesia. Sulbar berpotensi menerima.

“Nilai DBH yang rencananya akan disalurkan kepada 350 daerah itu sebanyak Rp 3,4 triliun,” ungkapnya.

Ia pun meminta agar Pemprov Sulbar segera menjemput peluang tersebut dengan mengkonfirmasi setiap data luasan perkebunan kelapa sawit di Sulbar.

“Kami minta agar segera diclearkan data luasan lahan, karena ada perbedaan lahan antara lahan yang terkonfimrasi di BPS dengan data Ditjen Perkebunan, Kementarian Pertanian,” ujar Hatta Kainang.

Secara perhitungan, ongkos DBH sawit sebesar Rp 3,4 triliun ini didapat dari total alokasi DBH pada APBN 2023, yakni Rp 136,25 triliun. Angka itu didapat sesuai hasil rapat kerja Badan anggaran DPR RI dengan pemerintah pada saat pembahasan APBN 2023.

Perhitungan alokasi per daerah terbagi menjadi dua. Pertama, tergantung dari luas lahan dan tingkat produktivitas lahan. Kedua, alokasi berbasis kinerja, yakni bagaimana perubahan tingkat kemiskinan dan Rencana Aksi Daerah (RAD) kelapa sawit berkelanjutan.

“Kalau kemudian data perkebunan yang digunakan tentu kita akan dirugikan karena tentu kita akan mendapat pembagian yang kecil,” ujarnya.

Menurutnya, penjabara dan angka yang didapatkan akan diturunkan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nantinya. “Yang jelas total DBH sawit yang digelontorkan ke daerah penghasil sawit hampir Rp 4 triliun. Dalam paparannya ada 350 daerah yang akan dapat,” jelasnya.

myu

Komentar