Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar Gelar Rakor , Sinkronisasi dan Rekonsiliasi Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Mamuju, Sulbar15 Dilihat

2enam.com, Mamuju :  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Koordinasi, Sinkronisasi dan rekonsiliasi data pendidik dan tenaga kependidikan Provinsi Sulawesi Barat. Selasa (14/3/2023).

Kegiatan itu menghadirkan pembicara Koordinator Pokja Peningkatan Kapabilitas Pendidik dan Tenaga Kependidikan dari Direktorat SMK Dirjen Pendidikan vokasi Kemendikbudristek RI, Dr. Jalani, SE, MM, Kepala Disdikbud Sulbar Muhammad Natsir.

Sementara peserta dihadiri ratusan orang. Peserta tersebut yakni Kepala Sekolah SMA, SMK dan SLB se Sulawesi Barat.

Mengawali kegiatan tersebut, kepala Disdikbud Sulbar Muhammad Natsir menyampaikan sejumlah poin penting dalam rekonsiliasi tenaga pendidikan.

Pertama kata dia, sebaran guru yang tidak merata di seluruh kabupaten di Sulbar. Di daerah ini dianggap masih jadi permasalahan utama kondisi guru. Jika sebuah sekolah melebihi kebutuhan guru yang berstatus PNS maka harus dipindahkan.

“Sebaran guru yang tidak merata akibat dari keterbatasan guru, memang kita Peru kita petakan sehingga distribusi guru yang lebih dan mana yang kurang pada sekolah-sekolah, PNS yang harus keluar, bukan P3K nya, sebab tidak dapat dimutasi,” ungkap Natsir.

Kedua Kata Muhammad Natsir, untuk mengisi posisi pengawas sekolah bisa dari unsur Guru Penggerak. Lebih lanjut dijelaskan bahwa syaratnya harus memiliki sertifikat Guru Penggerak.

“Proses pengangkatan pengawas ketika regulasi tidak bisa diadopsi, maka kita bisa lakukan dengan prinsip kebutuhan daerah, sebab pengawas harus melalui sekolah penggerak,” sebutnya.

Ketiga, Moratorium permohonan pindah guru. Kata dia sangat meresahkan. Moratorium mutasi PNS setiap hari dilayani oleh lembaga vertikal Pemprov Sulbar tersebut.

“Apakah kita butuh moratorium terhadap pindah guru, tiap hari kami layani dan itu sudah diambang sangat meresahkan. Disatu sisi kita masih kekurangan guru lebih dari 2.000,” tutupnya.

Untuk diketahui juga hadir dalam kegiatan ini, Kabid PSMK, Irham Yakub, S.Sos. M.Si., Kabid PSMA, Drs. Muhammad Faezal, M.Si., Kabid PLB, Yusran, S Pd. M.Pd, Kabid PTK dan Kurikulum, Andi Irma Trisnawati, S.Pd.

rls

Komentar