2enam.com, Mamuju : Pangkalan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (Lanal) Mamuju genap setahun. Kehadirannya tidak hanya menjaga keamanan laut, bahkan mendorong agar generasi Sulbar bisa menjadi prajurit TNI AL.
Kepala Lembaga Penyediaan Tenaga TNI Angkatan Laut (Kalapetal) Kolonel Laut (S) Gatot Hariyanto mengatakan, perekrutan tahun ini telah ditetapkan pelaksanaan di beberapa lokasi. Namun dia berupaya untuk perekrutan ke depannya, akan mendaftarkan Mamuju sebagai lokasi pendaftaran TNI AL. Sebab menurutnya banyak putra putri daerah di Sulbar yang potensi.
“Dibentuk nanti disini tim untuk penerimaan angkatan laut. Apalagi dengan dukungan Polda Sulbar, telah siap membantu menyediakan RS Bhayangkara. Ayo kita kaloborasi bangun Mamuju ini,” ujar Gatot. saat melakukan Kampanye Penerimaan Prajurit AL di Kantor Gubernur Sulbar, Jumat 23 November 2018.
Terkait perekrutan tahun ini, lanjut Gatot, mengharapkan putra putri daerah dari Sulbar tetap mendaftarkan diri. Dia pun memastikan dalam perekrutan prajurit TNI AL tidak ada pungutan biaya. Bahkan dia menegaskan, anak siapapun itu, bila tidak mampu, itu tidak akan diluluskan,”Siapa yang terbaik, itulah yang kami terima,” ungkapnya.
Sekprov Sulbar Muhammad Idris mengapresiasi kampanye serta niat Lanal Mamuju membuka perekrutan TNI Al di Mamuju.
Khusus untuk penerimaan tahun ini, dia pun berharap, putra-putri melakukan persiapan matang dalam menghadapi seleksi. Dia pun berharap, kampanye atau sosialiasi penerimaan yang dilakukan TNI AL lebih digencarkan lagi. Masuk ke sekolah-sekolah menjempat dan memberi akses kepada putra-putri daerah.
“Kepada anak-anak. Jangan sampai persiapannya tidak cukup. Kompetensi itu yang paling penting adalah persiapannya. Jangan sampai kita lewatkan kesempatan emas berharga ini untuk kita jemput,” ujar Idris.
Komandan Lanal (Danlanal) Mamuju, Letkol Laut Siangka menambahkan, kampanye yang dihadiri ratusan siswa itu dalam rangka memperkenalkan TNI AL.
Tidak lupa, Siangka juga meminta agar perekrutan kedepan memberikan akses keringanan dalam proses seleksi kepada putra-putri daerah di Sulbar dengan cara membuka pendaftaran di Mamuju.
“Saya memohon agar kedepan Lanal Mamuju bisa menjadi tempat pendaftaran. Bila perlu diberi jatah putra-putri daerah,”ujar Siangka.
Diketahui, perekrutan TNI AL tahun ini ini telah membuka penerimaan untuk Taruna, Taruni, Bintara dan Tantama. Untuk Tarunda dan Taruni di jadwalkan Maret -April 2019. Bintara mulai Maret-April 2019 dan dilanjutkan gelombang ke II pada Juli-Agustus 2019. Sedangkan Tantama dimulai Desember 2018 hingga Januari 2019 dilanjutkan gelombang ke II Juli-Agustus 2019
Bagi yang lulus di tingkat daerah akan melanjutkan seleksi di tingkat pusat di di Lapetal Malang, tanpa dipungut biaya. (1mr*)











Komentar