Pemkab Mamuju Ajak Masyarakat Untuk Berhijrah

Mamuju, Sulbar135 Dilihat

2enam.com, Mamuju : Ribuan warga Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menggelar Pawai Ta’aruf dalam rangka semarak menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah bertepatan 11 September 2018.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Mamuju ini, star di Anjungan Pantai Manakarra, Jl. Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barat.

Bupati Mamuju, H. Habsi Wahid, bersama Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharudin Djafar, Wakil Bupati Mamuju, Irwan SP Pababari dan Kepala Kemenag Mamuju Dr. H. Syamsuri, melepas langsung perserta pawai.

Pawai tersebut diikuti sekitar 4.000 perseta, melewati rute Jl. Yos Sudarso, kemudian memutar ke Jl. Ahmad Yani dan kembali ke titik star Anjungan Pantai Manakarra, untuk selanjutnya melakukan pengundian doorprize.

Para peserta pawai mengenakan pakaian sedemikian rupa, ada mengenakan gamis, jubah dan pakaian adat Mandar. Para peserta pawai juga tampak membawa bendera merah putir dan bendera warna hijau bertuliskan kalimat sahadat, serta sejumlah petaka bertuliskan Asmaul Husna dan beberapa pernaik-pernik lainnya yang identik dengan nuansa Islam.

Pawai tersebut juga dimeriahkan dengan iring-iringan marching band dan musik tradisional rebana oleh para perserta pawai, mulai dari titik star hingga kembali finish.

Ketua Panitia Rusli Muis menyebutkan, ribuan peserta yang terlibat dalam pawai tersebut terdiri dari 33 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Mamuju, 11 sekolah se Kecamatan Mamuju dan Simboro, 27 majelis taklim dan remaja masjid, sejumlah ormas Islam dan komunitas masyarakat di Mamuju.

“Setiap kelompok peserta pawai, membawa spanduk kemudian berjalan sesuai dengan rute yang telah ditentukan oleh panitia dan kembali ke titik star untuk melakukan undian doorprize,” kata Rusli Muis.

Bupati Mamuju H. Habsi Wahid dalam sambutannya sebelum melepas peserta pawai mengatakan, kegiatan ini dilaksanakam sebagai bentuk syiar Islam, atau merefleksi peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Kota Makkah ke Madina pada 622 Masehi.

“Tahun Baru Islam merupakan hari yang bersejarah bagi umat islam di seluruh dunia, sehingga perlu kita refleksi kembali,bdan semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat bernilai ibadah disisi Allah SWT,” kata Habsi.

Habsi berharap, dengan peringatan tahun baru Islam ini, masyarakat semakin sadar bahwa tahun baru Islam atau Hijriah perlu disyiarkan sebagai bentuk penguatan syariat Islam di tengah kehidupan masyarakat.

“Mari kita berhijrah, melakukan perubahan pada diri kita, dengan berusaha mengintrospeksi diri atau mengevaluasi diri kita semua. Jika apa yang kita lakukan selama ini belum baik, mari kita perbaiki tahun ini, jika belum maksimal mari kita tingkatkan, demi pembangunan daerah,” tuturnya.

Sebelum pawai tersebut dilepas, telah diisi dengan tausiyah Muharram oleh Kapolda Sulawesi Barat, Brigjen Pol Baharudin Djafar.

“Sebagai aparat keamanan, tentu kami sangat bahagia melihat antusias masyarakat menyambut tahun baru Islam, hari ini adalah perjalanan yang penuh dengan pengorbanan atau perjuangan Rasulullah dalam berhijrah, yang harus kita ingat terus,” ujar Kapolda (74b*)

Komentar