2enam.com, Mamuju : Pemkab Mamuju terpaksa harus kembali menggunakan absen manual, lantaran absen retina mata di setiap OPD mengalami kerusakan sistem.
Menurut Sekkab Mamuju, Suaib Kamba, kondisi fisik semua absen retina mata masih baik. Namun sistem atau aplikasi yang ada di dalam absen itu rusak. Akibatnya Pemkab Mamuju tidak bisa melihat print out daftar kehadiran ASN.
“Tidak bisa diprint. Jadi untuk memantau kehadiran ASN harus pakai absen manual,” ungkap Suaib (16/8/2018).
Meski rusak, Suaib mengaku tidak akan beralih dari alat absen retina mata ke absen sidik jari. Menurut mantan Kadis PUPR tersebut, alat itu sangat efektif memantau ASN. Hal itu disebabkan, dirinya bisa mendeteksi waktu ASN hadir di kantor.
“Tidak diganti. Kami tetap pakai absen retina mata,” sebut Suaib.
Lanjutnya, Suaib mengaku telah memanggil tim Infirmasi Tekhnologi (IT) untuk memperbaiki absen tersebut. Hingga kemarin tim itu masih sibuk mengotak atik poendeteksi kehadiran ASN tersebut.
“Sudah ada yang dibongkar untuk mengetahui alat apa yang rusak. Kalau sudah diketahui baru dibenahi. Jika sudah terbenahi, baru kami gunakan lagi absen ini,” kunci Suaib. (***)











Komentar