2enam.com, Mamuju : Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Mamuju menargetkan, sepekan jelang libur nasional, seluruh desa sudah mencairkan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap pertama.
Kepala DPMD Mamuju, Abdul Rahim Mustafa mengatakan, hingga kemarin, sudah ada 66 desa memasukkan rekomendasi pencairan. Sisa menunggu pencairan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD) Mamuju.
22 Desa lain juga sudah menyelesaikan Surat Pertanggungjawaban (SPj) tahun 2017 dan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Sisa memasukkan APBDes dan SPj nya ke Sistem Keuangan Desa (Siskeudes), yang ada di DPMD Mamuju.
“Kira-kira tiga hari setelah rekomendasi, baru ADD nya cair. Kami target sepekan jelang libur nasional, semua desa sudah cairkan ADD,” ujar Abdul Mustafa, Rabu 30/05/2018.
Guna memaksimalkan pengimputan data ke Siskeudes, Abdul Mustafa mengaku, membuka layanan pengimputan hingga malam hari. Kata dia, itu dilakukan untuk mempercepat pengimputan dan pencairan ADD di 22 desa yang belum memasukkan rekomendasi pencairan.
“Kami lembur. Kantor kami buka hingga malam, lengkap dengan operatornya,” sebutnya.
Anggota Komisi I DPRD Mamuju, Syamsuddin mengapresiasi kinerja DPMD Mamuju. Namun ia berharap, semua desa bisa tertib administrasi. Jika kebiasaan APBdes dan LPj mulur, akan terus menghambat penyaluran ADD dan Dana Desa (DD).
“Kami minta supaya selalu diselesaikan tepat waktu. Kalau tidak, yah kan desa juga yang bermasalah,” pungkas Syamsuddin. (74b*)











Komentar