Wirausaha Baru Indonesia Sulbar 2017

2enam.com, Mamuju , Gerakan Nasional Revolusi Mental (Gerakan Indonesia Mandiri) Melalui Wirausaha Baru Indonesia (WUBI) Sulawesi Barat 2017 Resmi di Launching , bertempat di Ruang Pertemuan Hotel D’Maleo Mamuju.

kegiatan  launching ini merupakan jawaban atas Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2016,  yang bertujuan untuk memperbaiki serta membangun karakter bangsa Indonesia dalam melaksanakan revolusi mental yang tertuang dalam 5 (lima) gerakan yakni, Program Gerakan Indonesia Melayani, Program Gerakan Indonesia Bersih, Program Gerakan Indonesia Tertib, Program Gerakan Indonesia Mandiri, Program Gerakan Indonesia Bersatu

“Gerakan Indonesia Mandiri, akan difokuskan pada peningkatan perilaku yang mendukung tercapainya kemandirian bangsa dalam berbagai sektor kehidupan, peningkatan perilaku yang mendukung tercapainya pertumbuhan kewirausahaan dan ekonomi kreatif,   ” Ujar Dadal Angkoro Kepala Perwakilan BI Sulbar.

Lanjut dikatakan Peningkatan peran koperasi dan UMKM terhadap ekonomi nasional, peningkatan apresiasi seni, kreativitas karya budaya dan warisan budaya, peningkatan perilaku yang mendukung tercapainya pemerataan ekonomi dan pengembangan potensi daerah tertinggal, peningkatan perilaku yang mendukung penggunaan produk dan sebesar-besarnya komponen dalam negeri, ragam tantangan keuangan regional dan masih relatif rendahnya kemampuan daerah dalam menghasilkan dana pembangunan secara mandiri.

“Hal ini berimplikasi pada keterbatasan sistem keuangan regional untuk mendorong sejumlah kegiatan ekonomi yang produktif bagi pembangunan daerah, dan Pada tingkat regional, tantangan terbesar adalah mendorong usaha mikro, kecil & menengah (UMKM) yang berdaya saing, berkesinambungan dan menghasilkan pendapatan yang lebih baik. Hal tersebut menjadi sangat penting mengingat porsi UMKM mencapai + 90 % dari seluruh pelaku usaha” Ucap Dadal Angkoro

lanjut dikatakan Sejumlah tantangan dihadapi oleh pelaku UMKM saat ini adalah permodalan, inovasi, minimnya kemampuan penetrasi pasar. Disisi lain, permasalahan fundamental yang dihadapi adalah stagnasi usaha yang secara mental menyebabkan pelaku UMKM kehilangan semangat untuk berkembang.

“Oleh karena itu, sejumlah terobosan, penguatan secara mental, revolusi paradigma sehingga sejumlah tantangan tersebut bukan menjadi hambatan akan tetapi menjadi batu loncatan bagi para pelaku UMKM. Kata Dadal Angkoro

“Sejalan dengan hal tersebut, melalui Seminar Wirausaha Baru Indonesia serta berbagai pelatihan lanjutan diharapkan para pelaku usaha UMKM yang dilatih dapat menjadi ‘petarung-petarung’ ekonomi yang mampu memberikan dampak bagi perekonomian Sulbar” Jelasnya (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *