Warga Desa Kasano Yang Dinyatakan Hilang, Masih Dalam Tahap Pencarian

2enam.com, Pasangkayu, Semenjak hanyut karena dihantam banjir bandang Sungai Tapango, di desa Motu. Dua orang masyarakat dusun Lambara, desa Kasano, Kec. Baras, pada hari Rabu sore, 04 Oktober, sampai malam tadi belum juga ditemukan.

Pencarian dilakukan dengan cara menyisir sungai, oleh ratusan masyarakat dari desa Kasano dan dibantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Matra berjumlah delapan personil, serta aparat kepolisian Polsek Baras dan TNI.

Salah seorang Staf bidan Kedaruratan BPBD Matra, yang bertanggungjawab operasi pencarian korban, Ardan Riapollo, mengatakan, pencarian korban tetap  dilanjutkan

“Pagi ini akan kami lanjutkan, dan kebetulan ada tambahan bantuan personil dari BASARNAS Mamuju dan PMI Matra, yang tiba di lokasi kejadian” terang Ardan Riapollo, Jumat 06 Oktober 2017

Dua orang yang hilang karena hanyut tersebut atas nama Banna alias mama vera “umur 42 tahun” dan Didin “umur 35 tahun” yang keduanya adalah warga dusun Lambara.

Awal mula kejadian, yakni ketika hujan melanda wilayah desa Motu pada petang hari, keduanya menyeberangi sungai dan secara tiba-tiba air meluap yang kemudian menyeret mereka sampai hanyut.

“Mereka ini awalnya bertiga, satu orang selamat dan kemudian menemui suami Hj. Banna untuk melaporkan kejadian ini. Kami mendapatkan laporan ini, langsung turun ke lokasi bersama keluarga korban melakukan pencarian, tapi yang kami dapatkan hanya sarung dan baju yang diduga milik korban” terang Kapolsek Baras, AKP. Yohanis Hakim. (IHM*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *