Tiga Pejabat Tinggi Pratama Pemprov Sulbar Dilantik

2enam.com, Mamuju,  Tiga pejabat tinggi pratama lingkup Pemprov Sulbar dilantik oleh Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar di ruang kerja Gubernur Sulbar, Senin, 30 Oktober 2017.

Tiga pejabat tinggi pratama tersebut yaitu, Andi Munatsir yang sebelumnya menjabat sebagai staf ahli bidang ekonomi, keuangan dan pembangunan dilantik menjadi Direktur Rumah Sakit Regional, Zulkifli Manggasali yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Pendapatan pada BPKAD Provinsi Sulbar dilantik sebagai sebagai staf ahli bidang ekonomi, keuangan dan pembangunan menggantikan Andi Munatsir, serta Bujeramy Hasan sebagai Kepala Biro Hukum Sulbar, yang pada pelantikan lalu juga dilantik, hanya saja berhalangan hadir karena sedang menunaikan ibadah haji.

Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar berpesan, sekiranya pimpinan baru dapat menjalankan amanah serta tugas sesuai tupoksinya.

“ Bagi para pejabat yang telah melalui seleksi pemilihan, tentu saja akan menambah tugas dan fungsi dari jabatan yang baru. Untuk itu, saya berharap yang telah dilantik dapat mengemban amanah yang baik,” tandas ABM.

Kepada pejabat yang dilantik, lanjut ABM, tanamkan kepercayaan dan tanggung jawab sebaik-baiknya dalam jiwa sanubari yang merupakan bekal untuk mengabdi bagi bangsa dan negara, sehingga Pemprov Sulbar kedepan dapat lebih berkembang, meningkat serta lebih maju.

Kepada Direktur RS Regional diharapkan berfokus pada pengembangan rumah sakit regional, karena secara seksama, RS Regional merupakan perpanjangan tangan Pemprov Sulbar dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, apalagi RS merupakan salah satu OPD vital, karena rumah sakit berfokus pada hak asasi manusia.

“Kami berharap rumah sakit kita yang ada di Sulbar dapat menampung semua orang-orang yang membutuhkan, tentu kita tidak mengharapkan banyak orang yang sakit tetapi setidaknya kita dapat mengobati dan memberikan pelayanan yang baik.”tandas Ali Baal

Kepada Kepala Biro Hukum terkait, sekiranya aturan-aturan yang telah terkelola di pemerintahan dapat diteliti secara seksama, agar suatu kebijakan dari Gubernur dapat terhindar dari kesalahan yang fatal.

“Keputusan penting berada dipundak Biro Hukum. Untuk itu, harus mampu berkoordinasi kepada senior-senior agar program yang dikerjakan berjalan sesuai harapan Gubernur Sulawesi Barat, “
Untuk Staf Ahli Gubernur, yang baru dilantik disampaikan, jabatan tersebut bukan jabatan yang selama ini dikenala dengan “diparkir” atau tidak diberdayakan.

Kedepan, melalui sistem pemerintahan, posisi staf ahli Gubernur akan diberdayakan secara maksimal dan berfungsi sesuai tupoksinya.
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar, Sekretaris Daerah Pemprov Sulbar, Ismail Zainuddin Asisten I Nur Alam Tahir, Asisten III Djamila dan para pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar.(humas/farid*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *