Tiga Nelayan Yang Dikabarkan Hilang Ditemukan Dalam Keadaan Selamat

2enam.com, Pasangkayu  : Tim SAR Gabungan dalam melaksanakan Operasi SAR pada hari pertama berhasil menemukan tiga Orang nelayan yang sempat di kabarkan belum kembali dari melaut di Perairan Sarudu, Kec Sarudu, Kab Pasangkayu, Prov Sulbar.

Sebelumnya Tim SAR Gabungan Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR)berdasarkan informasi yang di terima dari Bapak Sukur Kepala Desa Sarudu pada Pukul 01.00 Wita bahwa telah terjadi KK 3 (tiga) orang Nelayan yang belum kembali dari melaut mencari ikan, di perairan Sarudu, Kec. Sarudu, Kab. Pasangkayu, Prov. Sulbar dengan menggunakan 2 (dua) perahu nelayan berangkat melaut akhirnya berhasil di temukan dalam keadaan selamat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Mamuju Saidar Rahmanjaya menegaskan, kepada tim di lapangan untuk tetap mengutamakan safety, berkoordinasi yang baik dengan instansi terkait dan masyarakat setempat.

“Jaga kekompakan dan kesolidan sebagai tim work. Serta jangan lupa mengikuti standar protokol kesehatan selama masa pamdemi, dan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR wajib untuk memakai masker,”tutur Saidar

Awalnya tim SAR gabungan pada Pukul 16.30 berhasil temukan satu korban lelaki Herman(36) dalam keadaan selamat di Perairan Tikke dengan jarak 18 NM, Radial 334,94° Arah Utara Barat Laut dari LKK. Pada koordinat 1°20’56”.01S – 119°5’46”.35E. selanjutnya korban di evakuasi dan di serahkan ke pihak keluarga.

Pada TW 17.30 Wita Tim SAR Gabungan kembali berhasil temukan dua orang Nelayan lelaki Tindarus (70) dan lelaki Fadila (21) dalam keadaan selamat di sekitaran Perairan Pasangkayu dengan jarak 35,84NM
Radial 321,72° Arah Barat Laut dari LKK pada koordinat 1°9’34″26S – 118°51’29″E dam selanjutnya korban di evakuasi ke rumah korban dan di serahkan kepada pihak keluarga.

berdasarkan informasi yang di dapatkan tim SAR gabungan bahwa ke tiga nelayan tersebut tidak kembali akibat hujan lebat yang sehingga perahu yang di tunggangi terbalik.

“Hujan lebat, sehingga perahunya terbalik, dan mati mesin sehingga terbawa arus.Mereka masih bertahan di atas perahu,.krn terbalik jadi mati mesin.Mereka terbawa arus. Jadi mereka bertahan di perahu Karena mesin itu kalau sudah terbalik masuk air pasti mati,”tandas ke tiga nelayan kepada tim SAR.

“Dengan ditemukannya ke Tiga Korban maka hari Jumat, hari ini Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) dinyatakan selesai dan diusulkan untuk di tutup, Kepada Seluruh Unsur yang terlibat di Kembalikan ke Kesatuan atau Instansi dan Organisasinya masing-masing dan di ucapkan terima kasih,”lanjut Saidar.

(MRz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *