Suhardi Duka Ingin di Komisi Empat DPR RI Karena Pertanian

2enam.com, Mamuju, ; Sebagai wakil rakyat Sulbar di DPR RI, Suhardi Duka membeberkan, bahwa banyak yang bisa dilakukan selama terjadinya konektivitas antar kepentingan daerah, Pemerintah Daerah dengan wakilnya.

“Walaupun sampai saat ini, belum resmi penetapan komisi, tetapi di komisi apapun, kita bisa sinergi. Hanya saja memang kita harus pandai menempatkan waktu pemasukan dan pembahasan usulan karena sekarang ini kan sudah lewat, olehnya itu, Januari dan Februari usulan masyarakat sudah harus masuk untuk diakomodasi pada APBN 2021,”ujar Suhardi Duka kepada wartawan, Senin (28/10/2019).

Terkait pendidikan di Sulbar yang mendapat banyak sorotan, Suhardi Duka mengatakan, bahwa itu adalah kesalahan Sulbar sendiri.

“Bukan kesalahan Pusat, tapi itu adalah kesalahan Sulbar sendiri. Tentu pemerintahnya harus bertanggungjawab, baik itu gubernur maupun bupati dan memang tingkat peringkat pendidikannya rendah sekali itu akibat miss manajemen,”kata Suhardi Duka.

“Lihat juga bajetnya, berapa APBD-nya sektor pendidikan. Undang-undangnya 20 persen, jika itu tidak tercapai, itu melanggar UU dan bisa ditegur bupatinya atau gubernurnya,”sambungnya.

Jika itu tidak tercapai, Suhardi Duka mengaku, akan melakukan peneguran mengingat pihaknya memiliki fungsi kontrol.

“Jika kita tidak bisa kami tegur melalui DPRD Provinsi atau DPRD Kabupaten, kami akan tegur melalui DPR RI. Kami akan langsung bisa ke Kemendagri, Kemendiknas, Kapolri atau ke BPK, oleh karena itu bupati dan gubernur harus memperhatikan,”pungkas Suhardi Duka.

Suhardi Duka mengatakan, bahwa dirinya ingin diposisikan pada komisi empat DPR RI karena banyak pertanian.

“Saya mau komisi empat karena banyak pertanian toh, tetapi bukan kita yang tentukan. Jadi, apakah empat, lima atau enam,”tutur Suhardi Duka.

(Eka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *