Sejuta Kawan: Koalisi Gemuk Bukan Penentu Kemenangan

2enam.com, Mamuju – Konstelasi politik di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat kian memanas. Betapa tidak, dua klan yang memiliki basis massa besar yakni klan Masdar dan klan Mengga akan tersaji pada ajang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Polman tahun 2018.

Calon petahana, Andi Ibrahim Masdar-M.Natsir (AIM-Benar) diusung tujuh partai politik. Sementara, penantangnya Salim S Mengga-Marwan hanya didikung tiga partai politik.

Kedua pasangan calon ini telah mendaftarkan diri di Kantor Komisi Pemilihan Umum sebagai tahapan untuk mengikuti pelaksanaan pilkada serentak tahun ini.

Terhadap kontestasu politik di Polman, tokoh pemuda yang juga pemilik gerbong sejuta kawan, Ikhsan menilai kedua pasangan calon masing-masing memiliki kans menang. Tinggal, kematangan pasangan calon dalam meramuh tim untuk meraih simpatisan pemilih.

“Koalisi gemuk bukanlah jaminan untuk meraih kemenangan. Telah banyak contoh koalisi gemuk di perhelatan politik malah jadi tumbang dan bahkan calon petahana pun ada yang terdepak oleh penantangnya, ” kata Ichsan.

Faktor penentu dalam ajang pilkada kata dia, juga ditentukan efektifitas kerja tim dalam meraih simpati pemilih. Nah, kedua paslon di Pilkada Polman ini sama-sama berpeluang untuk meraih dukungan mayoritas pemilih.

Sangat menarik karena baru kali ini pilkada Polman hanya ada dua paslon yang akan bertarung di ajang politik lima tahunan ini.

“Momentum pilkada Polman adalah sarana bagi masyarakat untuk mencari peminpin berkualitas, visioner, religi dan mampu menghadirkan perubahan. Jangan kita melangkah mundur dengan memilih pemimpin yang tidak berkualitas, ” pesan Ichsan yang juga memiliki basis massa di daerah Polman ini. (AA*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *