PKH Memutus Mata Rantai 6,70 % Golongan Miskin Di Mamuju

2enam.com, Mamuju, Program Keluarga Harapan (PKH), yaitu program perlindungan sosial melalui pemberian uang non tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) tujuanya untuk membantu anak dan keluarga kita agar mendapatkan pendidikan yang bagus tingkat kesehatannya juga baik sehingga dana yang di berikan oleh Pemerintah digunakan untuk pendidikan dan kesehatan anak baik itu dari tingkat balita maupun dewasa. Pungkas, Bupati Mamuju H. Habsi Wahid saat memberikan sambutan pada kegiatan penyerahan bantuan sosial non tunai Program Keluarga Harapan Senin, 28 Agustus 2017 yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Mamuju.

Habsi Wahid juga mengatakan bahwa di Mamuju masih ada sekitar 6,70% masyarakat yang tergolong miskin inilah yang perlu kita tuntaskan dan kita berikan perlindungan sosial sehingga tujuan dari Program Keluarga Harapan ini adalah memutus mata rantai dari kemiskinan, dari kemiskinan yang sekarang dengan kondisi yang kita inginkan masyarakat tidak masuk lagi dalam keadaan miskin, itu tujuan kita.

Olehnya itu kita patut berbahagia karena Pemerintah telah memberikan perhatian kepada masyarakat yang miskin karena aturan yang dari PKH itu adalah bantuan bagi masyarakat yang paling miskin namun demikian justru dengan kondidi kita masyarakat miskin ini, kita ingin keluar agar tidak lagi menjadi masyarakat miskin.

“kami berharap apa yang sesungguhnya kita inginkan didalam menjalankan program keluarga harapan ini insya allah masyarakat kita dari tahun ketahun terjadi satu perubahan sosial di tengah – tengah masyarakat, Oleh karenanya Pemerintah telah memberikan kita bantuan itu mengurangi beban – beban masyarakat yang sesungguhnya menjadi utang setiap hari, setiap bulan dan setiap tahun itu diberikan oleh Pemerintah melalui PKH supaya kita tidak berdiri dengan beban hidup itu”, Tutupnya.

Selain itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mamuju Budianto Muin menyampaikan bahwa hari ini telah hadir 350 perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Kecamatan Mamuju, bantuan sosial yang diserahkan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia Kepada Kabupaten Mamuju pada tahun 2017 sebesar 43.476.922.000 yang terdiri dari bantuan PHK non tunai tahap pertama sebesar 2.271.000.000 miliar bagi 4.522 KPM tahap kedua sebesar 2.265.000.000 miliar bagi 4.530 KPM yang tahap ketiga 2.263.500.000 bagi 4.527 KPM.

Selanjutnya bantuan beras sejahtera (Rastra) 11.189.512.000 bagi 8.158 keluarga, bantuan sosial disabilitas sebesar 114.000.000 Juta bagi 38 jiwa dan bantuan sosial lanjut usia sebesar 102.000.000 Juta bagi 51 jiwa, Haturnya.

Selapas itu, sambutan Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa yang dibacakan oleh kepala Pusat Penyuluhan Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia Tati Nugraha S berharap peserta PKH juga mendapatkan Program Indonesia Pintar, Program Indonesia Sehat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Kelompok usaha bersama (KUBE), Usaha Ekonomi Produktif, Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu), Maupun Program Subsidi Energi agar mereka cepat terentas dari kemiskinan.

Untuk itu, kami mengharapkan dukungan dan kerjasama Pemerintah Daerah dan mitra kerja lainnya yang selama ini sudah terjalin dengan baik, dapat diteruskan dan ditingkatkan.  Selain itu, dukungan dan layanan perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) diharapkan dapat mempermudah KPM PKH mengakses layanan keuangan iklusif.(HMS. LSDH)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *