Pesimis Tak Capai Target, Pemkab Mamuju Wacanakan Revisi RPJMD

2enam.com, Mamuju : Pemkab Mamuju berencana merevisi Perda RPJMD, di 2019 mendatang.

Menurut Kepala Bappepan Mamuju, Muhammad Syahrir, usai mereview RPJMD periode 2016-2021, belum lama ini, ditemukan beberapa OPD yang diproyeksi tidak capai target. OPD bersangkutan melampirkan indikator target yang tidak terukur dan mendasar. Akibatnya, Pemkab Mamuju sulit mengindentifikasi, apakah target itu terealisasi maksimal atau tidak. Atas dasar itu, Pemkab Mamuju ingin merasionalisasi target dan kemampuan OPD, melalui jalur revisi.

“Ada dua OPD yang targetnya sangat tinggi. Itu agak sulit dicapai. Makanya indikator mau diperbaiki. Semua hasil review ini, juga yang akan dijadikan dasar usulan revisi. Tergetnya di 2019,” ungkap Syahrir, Selasa 17 Oktober, malam.

Syahrir menegaskan, upaya itu tak langsung ditetapkan begitu saja. Sebelumnya, Pemkab Mamuju sudah berkoordinasi dengan Kemendagri dan Mempan RB. Hasilnya, kedua institusi itu memberikan restu.

“Setelah kami konsultasi, kami diminta agar lebih baik merevisi RPJMD,” sebutnya.

Terpisah, Anggota Komisi I DPRD Mamuju, Hapisa Ayyub menilai, rencana revisi itu, melabrak reguasi.

Menurut politisi Partai Hanura itu, jika merujuk pada Pasal 342 Ayat (2) Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang RPJPD dan RPJMD dan RKPD, maka RPJMD tidak bisa direvisi, jika sisa masa berlakunya kurang dari tiga tahun.

“Sementara di 2019 kan, RPJMD Mamuju sudah berlaku tiga tahun. Artinya sisa masa berlakunya hanya tersisa dua tahun. Ini tentu melabrak Permendagri,” ketus Hapisa.

Selain itu, lanjut Hapisa, jika RPJMD ingin direvisi, lantaran diproyeksi tidak mencapai target, maka OPD perlu digenjot. Bukan malah merevisi RPJMD.

“Terkesan asal jadi. Apalagi sebelum ditetapkan tentu ada kajian. Kalau sudah begini, bisa disebut perencanaannya tidak matang,” tegasnya.

Reporter : Saharuddin Nasrun
CP : 085 342 503 675

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!