Perbaikan Pasca Gempa di Pasangkayu, Belum Ada Jawaban dari Pemerintah Pusat

2enam.com, Mamuju : Pasca gempa dengan kekuatan 7,4 di Donggala, yang juga mengakibatkan rusaknya ratusan rumah, tempat ibadah dan fasilitas umum di Pasangkayu, sampai saat ini belum ada jawaban dari pemerintah pusat untuk proses perbaikannya.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa saat ditemui awak media, Rabu (14/11/18).

“Sampai sekarang baru proses pendataan, laporan sudah diterima oleh Kementerian Sosial dan Bapenas, sudah kami laporkan. Sampai hari ini belum juga kita dapat jawaban,” ujar Agus.

Agus juga mengungkapkan, tidak mengetahui apakah laporan yang diberikan Pemkab Pasangkayu kepada Pemerintah Pusat sudah masuk untuk rencana anggaran tahun 2019.

“Yang pasti kami sudah laporkan, terdapat kurang lebih 300 rumah yang rusak, ada rumah ibadah dan pasar. Semua sudah kami laporkan,” ungkapnya.

Ia pun mengakui tidak mengetahui seperti apa kebijakan pemerintah pusat, jika anggaran untuk perbaikan kerusakan yang ia laporan ke pemerintah pusat tersebut memang ada.

“Kita belum tahun seperti apa kebijakan pusat, apakah berupa uang penggantian rumah atau langsung rehab oleh Kementerian Sosial atau PUPR, kita belum tau jawabannya seperti apa, gambarannya seperti apa kita belum tau,” jelasnya.

Tapi yang pasti, ia sudah melaporkan hal tersebut kepada pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Joko Widodo.

“Tapi yang pasti kami sudah laporkan secara resmi kepada Presiden,” pungkasnya. (74b*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *