Pemprov Sulbar Berikan Bantuan Covid-19 Untuk 398 UMKM/IKM di Pasangkayu

2enam.com, Pasangkayu : Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar menyerahkan bantuan covid-19 bagi UMKM/IKM di Kabupaten Pasangkayu, Selasa, 28 Juli 2020.

“Pemprov Sulbar melalui Dinas terkait telah memberikan bantuan modal bagi para UMKM

dan IKM yang terdampak resiko pandemi di Pasangkayu sebanyak 398, dengan rincian UMKM berjumlah 221 dan IKM berjumlah 177. Jumlah keseluruhan bantuan modal sebesar Rp. 856.500.000 melalui teknis penyerahan transfer langsung ke rekening pelaku UMKM dan IKM sesuai daftar penerima bantuan modal terdampak Covid-19,”terang Ali Baal.

Selain penyerahan bantuan covid-19, Gubernur Ali Baal Masdar juga melakukan penyerahan sapi kurban dari Presiden Jokowi kepada Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa

” Hewan kurban yang diserahkan kepada Bupati Pasangkayu berasal dari Polewali Mandar dengan berat 1 ton 4 kilogram, yang diperuntukkan bagi seluruh warga masyarakat kota Pasangkayu agar dapat menikmati daging kurban di hari Idul adha,” kata Ali Baal

Di Pasangkayu, juga menyerahkan bantuan keagamaan bantuandi Masjid Nurul Madani, Pasangkayu sebesar Rp. 1.113.000.000, dan sebelumnya di Kabupaten Mamuju Tengah juga menyerahkan bantuan keagamaan sebesar Rp. 1.177.000.000.

Untuk bantuan keagamaan, diperuntukkan bagi rumah-rumah ibadah dan sekolah-sekolah swasta seperti madrasah dan lainnya.

” Kiranya bantuan hibah ini dapat betul-betul dimanfaatkan bagi kesejahteraan masyarakat untuk umat beragama, baik pembangunan masjid, gereja, pura dan lain-lain, “ujar mantan Bupati Polman dua periode itu.

Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa, mengatakan, dalam kondisi pandemi saat ini tentunya sesuai data yang telah ada, terbukti banyak masyarakat Sulbar yang terpapar akan virus tersebut, sehingga berpengaruh pada dunia kesehatan, perekonomian dan merembes kepada para pelaku usaha UMKM dan IKM.

“Tentunya kami selaku pemerintah daerah merespon pemberian stimulus bantuan permodalan atau bantuan kerja dengan nilai total Rp. 856.500.000 dan Pasangkayu nilanya 2,5 milyar pada 1.956 penerima bantuan termasuk UMKM yang kita lakukan, tujuannya bagaimana kita bisa memberikan stimulus atau rangsangan kepada masyarakat yang terpapar sehingga mereka bisa bergairah lagi dalam berusaha,” beber Agus.

(farid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *