Pemkab Mateng Terkesan Tutup Mata Terkait Jalan Lumu-Kamansi

2enam.com, Topoyo, Perhatian pemerintah terhadap infrastruktur jalan, ternyata belum merata sampai ke pedesaan. Bahkan, jalan lintas desa, di Budong-budong Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, dalam kondisi yang rusak parah. Namun, belum mendapat perhatian pemerintah kabupaten Mamuju Tengah, bahkan pemerintah terkesan tutup mata.

Ironisnya, infrastrustur jalan yang menghubungkan Desa Lumu dan Desa Budong-budong, kecamatan Budong-budong semakin memprihatinkan. Jalan rusak hampir terjadi di semua ruas jalan.

Bukan hanya menimbulkan keretakan di atas jalan , namun hampir semua sisi jalan terdapat pula kubangan lumpur, dengan diamater berkisar 1 sampai 3 meter, sehingga memaksa kendaraan yang melintas harus mencari jalan yang layak dilalui. Jika tidak, pengendara dapat terjatuh, karena kondisi jalan juga yang semakin menyempit.

Salah seorang warga, Abbas mengatakan, kerusakan jalan sudah terjadi sekitar 3 tahun lalu. Namun, kerusakan kali ini sudah semakin parah, karena di semua sisi jalan telah terdapat kubangan air, setinggi 20 sampi 40 CM, saat hujan tiba.

Hal ini, memaksa kendaraan roda dua dan roda empat harus berhati-hati saat melintasi daerah ini. Belum lagi, jalan poros ini akan berubah seperti sungai, saat musim hujan tiba.

“ Kerusakan jalan ini sudah terjadi sekitar 3 tahun. Padahal, ini sebelumnya adalah jalan desa ke kecamatan, tapi sekarang saya dengar sudah menjadi jalan kabupapaten, yang menghubungkan warga Desa Salumanurung, Lumu, Kire, dan Desa Babana di Kecamatan Budong-Budong” Ujar Abbas, Selasa (10/10)

Kerusakan jalan, juga memaksa perekonomian warga terganggu. Bahkan, harga sejumlah hasil pertanian dan perkebunan warga turun derastis, karena para pembeli terpaksa menaikkan ongkos kendaraan, karena takut kendaaannya rusak saat masuk ke daerah ini. (Rs4w*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *