Pemaparan Bupati Mamuju Terkait Kampung KB

2enam.com, Mamuju, Bupati Mamuju H. Hasbi Wahid memaparkan dua hal mengenai kampung Keluarga Berencana (KB), menurutnya pertama soal Kampung tentu berkaitan dengan kumuh, terbelakang, pendidikan dan kesehatan masyarakat rendah yang juga jauh dari dunia kota, sedangkan KB adalah keluarga berencana untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk. nah, dua hal inilah yang perlu di pecahkan dengan adanya pencanangan Kampung KB, Tandasnya pada saat pencanangan kampung KB di Dusun Paniki, Desa Bonda, Kecamatan Papalang yang juga menjadi kecamatan ke 9 dibentuknya kampung KB Jumat, (13/10/2017).

Ia juga menambahkan bahwa pencanangan kampung KB itu untuk memperbaiki Desa, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi bahkan sampai ketingkat Nasional, dimana jika kampung itu baik tentu semua warga yang ada didesanya akan sejahtera, olehnya itu kita ingin menyatukan kekuatan ini untuk bisa setara dengan kecamatan yang sudah mencanangkan kampung KB dan sudah merealisasikanya dengan baik. Sekali lagi bukan hanya Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulbar saja yang harus bekerja untuk menjalankan program kampung KB,  tetapi melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk turut membantu segala kebutuhan masyarakat, utamanya yang ada di kampung KB seperti Pembangunan Desanya, Kesehatan Masyarakat, hingga data – data kependudukan yang belum dimiliki itu harus terselesaikan.

“Saya juga sangat terpanggil untuk mengubah kondisi masyarakat untuk menjadikan ini prioritas tapi ada tahapan untuk menuntaskan dan itulah  tujuan  untuk mengubah kulitas hidup masyarakat agar lebih baik, Saya sampaikan juga kepada Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) agar Dusun Paniki menjadi pusat binaannya artinya 10 program PKK harus dilaksanakan di kampung ini” Pungkasnya

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulbar Hj. Andi Rita Mariani juga menyampaikan bahwa inilah menjadi salah satu yang mendukung program Nawacita Pemerintahan Jokowi-JK, pencanangan kampung KB terus digalakkan di seluruh Indonesia, tak terkecuali Kabupaten Mamuju, setelah melakukan pencanangan di beberapa Kecamatan dan bersisa dua Kecamatan lagi yang akan dilakukan pencanangan yaitu Di Kecamatan Kalumpang dan Simboro.

Olehnya petugas KB membuat kelompok untuk kedepanya dengan sasaran yang harus dicapai mari membangun dari Desa dan inilah yang menjadi titipan apakah ada dampak setelah pencanangan ini akan dibuat laporan tiga kali dalam sebulan untuk dibawa kepusat yang akan di pantau dari tim kepresidenan dan tolong berikan informasi jika ada dampak atau tidak ada sama sekali pengaruh untuk segera di laporkan, Katanya. (HMS. LSDH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *