Pelaku Produksi Obat Terlarang Diamankan Team Phyton Polres Mamuju

2enam.com, Mamuju : Team Phyton Polres Mamuju berhasil mengamankan pelaku yang memproduksi sekaligus mengedar obat-obatan terlarang jenis G di Jl. Ahmad Yani Mamuju Selasa 27 September 2018 malam pukul 21.30 Wita.

Kasatnarkoba Polres Mamuju, AKP Syamsuriansyah mengatakan, barang bukti dari tersangka Sultani (45) berhasil diamankan di dua tempat.

“Dilakukan penggeledahan didua tempat tersangka, pertama di kos-kosan Jl. Bonepas Mamuju dan kemudian ditempat kerjanya di Jl. Nelayan Mamuju,” katanya saat press realese di kantornya, Sabtu (01/12/18).

Dari kedua tempat tersebut didapati barang bukti berupa 7 ball cangkang obat berbentuk pil berisikan 1000 cangkang perbal, alat cetak obat dan sejumlah bahan baku untuk membuat obat-obatan terlarang.

Syamsuriansyah juga mengungkapkan tersangka tidak memiliki kemampuan dalam bidang kefarmasian untuk memproduksi obat tersebut

“Tersangka tidak memiliki keahlian farmasi, hanya mempelajari dari internet dengan mencampur beberapa obat seperti Antalagin, Konidin dan Paramex kemudian ditumbuk halus lalu dicetak,” ungkapnya.

Bahang baku untuk membuat obat-obatan tersebut didapat dari situs belanja online dan beberapa apotik didalam Kota Mamuju.

“Untuk cangkang pil didapatkan dari situs belanja online , sementara obat-obatan seperti Antalagin, Paramex dan Konidin didapatkan tersangka dari apotik-apotik yang ada di Kota Mamuju,” jelasnya.

Tersangka juga sudah memproduksi obat-obatan tersebut sejak April 2018 dan sudah melakukan produksi sebanyak delapan kali dengan sekali produksi mampu menghasilkan 1000 butir pil.

Lanjut Syamsuriansyah, pelaku terancam hukuman penjara 15 tahun dan denda 1 Miliar rupiah.

“Tersangka kita jerat Pasal 196 dan 197 Undang-undang Tengtang Kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda 1 Miliar rupiah karena dengan sengaja memproduksi dan mengedarkan sendiri obat tanpa izin edar,” pungkasnya. (74b*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!