Pasca Terbakar lantai Dua Masjid Pasar Lama Belum dibenahi.

2enam.com, Mamuju, kebakaran sejumlah kios dan lods di pasar sentral mamuju beberapa tahun lalu, juga menghanguskan Masjid Dilantai Dua pasar. Hampir empat tahun setelah terbakar, masjid di lantai dua pasar tidak pernah di rehab oleh pemerintah, meski warga pasar telah berungkali bermohon menyodorkan proposal ke pemda untuk rehabilitasi masjid tersebut, namun hingga kini masjid tersebut masih menjadi puing-puing sisa kebakaran.

Melihat kondisi kondisi ini, warga pasar ingin memungsikan kembali masjid di lantai dua pasar sentral mamuju itu. Akan tetapi, biaya untuk merehab bangunan masjid belum ada, sehingga warga pasar berinisiatif untuk menggalang dana demi rehabilitasi masjid tersebut.

Kami telah berungkali bermohon ke pemerintah daerah agar membantu biaya rehab masjid di lantai dua pasar. Tapi tidak ada tanggapan”ungkap warga Aco Awe”.

Jadi kami warga pasar berinisiatif untuk membangun kembali masjid tersebut agar warga pasar tidak jauh lagi untuk pergi sholat, kasian dagangannya tidak ada yang jaga. “Tambah Aco”

Lanjut Aco, warga pasar lama atau para pedagang pasar sentral mamuju, khususnya di bagian penjualan ikan cukup antusias dengan rencana rehabilitasi masjid di lantai dua pasar. Bahkan telah ada beberapa pedagang menyebut siap menjadi donatur awal pembangunan masjid.

Menurut Aco, biaya yang diperlukan untuk rehab masjid di lantai dua pasar sentral mamuju sekitar 20 juta hingga 30 juta rupiah, untuk membeli bahan material seperti balok dan kebutuhan lainnya.

Kami akan berjuang merehabilitasi Masjid di lantai dua itu, dan akan menggalang dana, namun perhatian pemerintah daerah juga kami butuhkan, sebab dana yang diperlukan cukup besar.

kami juga mengharapkan bantuan sekiranya ada donatur atau pengusaha yang berniat untuk menyisipkan sedikit rejekinya demi membantu warga pasar lama untuk merehab masjid dilantai dua pasar sentral mamuju yang telah terbakar beberapa tahun lalu.” kata Aco Awe”.

Untuk tahap awal kami akan bentuk panitia pembangunan masjid, termasuk penunjukan ketua, sekretaris, dan bendahara untuk mempertanggungjawabkan dana yang terkumpul nanti saat rehab masjid dilakukan”tutup Aco Awe”(IHM*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *