Ombudsman Sulbar Minta, Kades Uhaimate di Audit

2enam.com, Mamuju, Setelah melakukan Investigasi tertutup atas dugaan kasus Tindakan Maladministrasi dan penyimpangan prosedur penggunaan serta pengelolaan Anggaran Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Tahun 2015 – 2016 di Desa Uhaimate, Kecamatan Kalukku, kabupaten Mamuju. Tim Ombudsman RI Sulbar, menemukan sejumlah fakta pelanggaran yang tertuang dalam lampiran Berita Acara Pelaksanaan Kegiatan dan Laporan pertanggung jawawabn (LPJ)  Desa Uhaimate tahun 2015 dan tahun 2016, bahkan Tim Ombudsman RI Sulbar menduga adanya pemalsuan tanda tangan Sejumlah Masyarakat dan Aparat Desa.

 

Sementara hasil pemeriksaan dan Klarifikasi langsung di Kantor Ombudsman RI Sulbar, terhadap Kepala Desa Uhaimate, Rusdi Amran, disimpulkan.
Selama ini, Pelayanan kepada masyarakat Desa Uhaimate tidak pernah dilakukan di Kantor Desa, melainkan dirumah Kepala Desa dan Sekertaris Desa, sehingga Asset berupa kantor tidak difungsikan sebagaimana mestinya, bahkan sebagian aset lainnya dibawah kerumah kepala desa.
Selain itu, Laporan Pertanggung Jawaban, penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa diduga terjadi manipulasi data dan pemalsuan tanda tangan, termasuk temuan sejumlah pengerjaan rabat beton dan dekker di beberapa Dusun lingkup Desa Uhaimate yang tidak sesuai RAB.
Atas dasar tersebut, Melalui Surat Nomor : 0089/SRT/ORI-MMJ/V/2017, Secara kelembagaan Ombudsman RI Sulbar telah menyarankan kepada Bupati Mamuju, memberikan sanksi administratif terhadap Kepala Desa Uhaimate, Rusdi Amran sebagai penanggung jawab pelaksanaan pelayanan di Kantor Desa Uhaimate, serta melakukan Audit atas penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Uhaimate Tahun 2015 – 2016.
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulbar, Lukman Umar Mengatakan. Sebagai bentuk pembinaan  kami telah menyaampaikan saran perbaikan kepada bupati mamuju, agar Kepala Desa yang bersangkutan diberikan sanksi sebagaimana mestinya. 
“Kami sudah menyampaikan Saran Perbaikan kepada Bupati Mamuju, terkait tindaklanjutnya kita tunggu saja prosesnya, yang jelas Desa Uhaimate tetap masuk dalam pengawasan kami, dan jika melalui upaya persuasif, tahun 2017 ini tidak ada upaya perbaikan, secara kelembagaan Ombudsman RI Sulbar akan mengeluarkan Rekomendasi,” Tegas Lukman Umar. Senin, (08/05/17) dikantornya. (Humas Ombudsman RI Sulbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *