Minyak Mandar Terancam Tak di Produksi Lagi.

2enam.com, Polewali Mandar, Diera tahun enam puluhan hingga sekarang produksi minna’ mandar atau minyak kelapa mandar terus mengalami penurunan. Kehadiran minyak kelapa kemasan membuat penggunaan minyak mandar seakan tergerus. Harga minyak kemasan yang lebih murah dengan desain yang lebih modern membuat animo masyarakat mengkonsumsi minyak mandar kian berkurang dan beralih menggunakan minyak goreng kemasan.

Dahulu keberadaan minyak mandar di campalagian dan sekitarnya mampu meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya para pekebun kelapa. Selain daya konsumsi minyak mandar yang tinggi pada waktu itu, persaingan penjualan minyak kemasan tergolong rendah sehingga produksi dan penghasilan penjualan minyak mandar kala itu meningkat.

img-20161211-wa0007

Bahkan produksi minyak mandar khususnya di campalagian pernah menjadi komoditi ekspor dan dipasarkan di beberapa negara di asia tenggara.

Namun demikian, dalam perjalanan waktu daya konsumsi minyak mandar terus mengalami penurunan setiap tahunnya. Persaingan pasaranu minyak kemasan terus menggerus produksi minyak mandar. Harga yang begitu murah dan kemasan yang begitu elegan membuat minyak kemasan laku keras dipasaran.

Menurut salah seorang pekebun kelapa di campalagian H. Rusdi, saat ini kebanyakan pekebun kelapa di mandar lebih memilih buah kelapanya dijadikan kopra dari pada diolah menjadi minyak kelapa. Sebab harga minyak kelapa mandar saat ini terbilang murah sementara harga kopra terbilang cukup mahal. Hal itulah menjadi salah satu penyebab produksi minyak mandar terus berkurang.

Sementara itu, perhatian pemerintah daerah terhadap kearifan lokal di polman dinilai kurang dan minim sentuhan bantuan terhadap pengerajin minyak mandar.

Untuk itu, pemerintah daerah diharapkan memberikan penyuluhan kepada setiap pelaku industri rumahan, khususnya pengerajin minyak mandar. Sebab tanpa sentuhan, dorongan, serta pendampingan dari pemerintah daerah minyak mandar akan dilupakan dan terancam tidak di produksi lagi. (IHM*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *