Maskerku Melindungimu Maskermu Melindungiku, By Kapolres Majene

2enam.com, Majene – Salah satu penyebab semakin meningkatnya jumlah pasien positif Covid-19 adalah kurangnya kesadaran untuk patuh terhadap protokol kesehatan.

Dilema terhadap akan kebenaran adanya Covid-19 tentu menjadi perbincangan panas di khalayak ramai, “Virus ini nyata atau tidak? jika tidak kenapa pemerintah terus merilis jumlah peningkatan yang terserang Covid-19. Disisi lain masih banyak masyarakat yang tidak percaya adanya virus ini.”

Intinya adalah percaya dengan pemerintah, adaptasi kebiasaan baru yang telah ditetapkan bukan berarti hidup seenaknya berkerumun sana sini dan tidak mematuhi prokol kesehatan hanya karena sebelumnya mengasinkan diri diawal-awal Covid-19.

Percayalah virus ini nyata saudaraku, sudah banyak korban yang berjatuhan belum juga cukup meyakinkan kita dengan adanya ancaman yang sewaktu-waktu atau kapan saja dapat menyerang kita.

Betapa banyak yang telah kehilangan salah satu anggota keluarganya hanya karena menganggap sepele persoalan ini, “penyesalan itu sudah tidak berarti saat orang yang kita sayangi sudah tiada saudaraku. Olehnya, saat ini dan seterusnya kedepan adaptasi kebiasaan baru dengan rutin cuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak disetiap aktifitas harus dibiasakan serta diterapkan.”

Hal ini disebutkan langsung oleh Kapolres Majene AKBP Irawan Banuaji sebagai bentuk perhatian seriusnya terhadap persoalan ancaman Covid-19, Kamis (17/9/20).

Masih kata beliau, sudah banyak negara yang masyarakatnya sembuh total dari serangan virus ini setelah diteliti ternyata masyarakatnya aktif mengenakan masker disetiap aktifitas kantor, pasar, minimarket, taman dan sebagainya.

Kita bisa lihat kepedulian mereka begitu besar sehingga ancaman Covid-19 bisa diatasi sedikit demi sedikit. Untuk itu, dikesempatan ini kepedulian harus kita bangun mulai dari diri kita dan keluarga dengan menggunakan masker saat diluar rumah dan saat berinteraksi dengan orang lain.

“Karena Maskermu melindungiku, maskerku melindungimu, ayo putus mata rantai Covid-19,” tutup Kapolres

(Humas Polres Majene)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *