Kerja Keras Menanti Pemprov Sulbar di Tahun 2018

2enam.com, Mamuju, Dalam mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah diraih oleh Pemprov Sulbar selama tiga tahun berturut-turut, Pemprov akan bekerja keras untuk kembali meraih opini tersebut.

Itu dikemukakan Wagub Sulbar, Enny Anggraeny Anwar saat memberikan sambutan dalam Rapat Pembahasan Tindak Lanjut Pertanggung Jawaban Semester II, yang berlangsung di Auditorium Lantai 3 Kantor BPK RI Sulbar, Rabu, 6 Desember 2017.

“ Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, dan ini juga pertama kalinya selama saya menjabat sebagai Wakil Gubernur yang baru terpilih. Untuk itu, pemprov akan berusaha bekerja semaksimal mungkin demi harapan dan keinginan kerja kita bersama,mempertahankan opini WTP. Ini merupakan tugas berat kita semua,” ungkap Enny

Kepala Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat (BPK RI), Eydu Oktain Panjaitan menyampaikan, pembahasan tindak lanjut dilakukan untuk mendorong kuantitas ataupun kualitas laporan keuangan pemerintah daerah.

“Kita tidak mau hanya kuantitas , tapi juga yang sudah mendapatkan opini WTP , laporan hasil pemeriksaan lebih berkualitas. Kiranya momen ini dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam rangka mendorong kualitas laporan keuangan daerah supaya nantinya hal-hal yang sempurna dari laporan keuangan bisa disempurnakan,”kata Eydu

Eydu memaparkan, dari hasil perkembangan tindak lanjut rekomendasi BPK di lingkungan Pemerintahan Daerah Provinsi Sulbar per 31 Oktober 2017 yaitu, Pemprov Sulbar maupun enam kabupaten telah menindaklanjuti rekomendasi yang telah diberikan oleh BPK.

Dari rekomendasi yang diberikan oleh BPK kepada Pemprov Sulbar dan enam kabupaten , untuk Kabupaten Mamuju Tengah, rekomendasi yang ditindaklanjuti mencapai 81,25 persen, untuk Kabupaten Mamasa , rekomendasi yang telah ditindaklanjuti mencapai 74,28 persen, Provinsi Sulbar mencapai 66,46 persen.

Untuk Kabupaten Mamuju Utara, rekomendasi yang telah ditindaklanjuti mencapai 59, 92 persen, untuk Kabupaten Majene, rekomendasi yang ditindaklanjuti mencapai 52,28 persen, Kabupaten Mamuju, rekomendasi yang ditindaklanjuti mencapai 50,69 persen, dan Polewali Mandar mencapai 49,93 persen.

“Di Sulbar ada enam kabupaten yang WTP, tinggal satu kabupaten yang belum WTP. Untuk itulah diharapkan dari sisi kualitas dapat mendorong enam kabupaten itu, “ bebernya.

Pada kesempatan tersebut juga hadir Sekprov Sulbar, Ismail Zainuddin Bupati Mamuju, Habsi Wahid, Wakil Bupati Mateng, Amin Jasa, Wakil Bupati Majene, Lukman , Beberapa perwakilan kabupaten, dan Kepala Inspektorat Se- Sulbar.(humas/farid*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *