JOIN Resmi Hadir di Sulbar

2enam.com, Mamuju – Jurnalis Online Indonesia (JOIN) resmi hadiri di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) setelah dikukuhkan oleh Dewan Pengurus Pusat JOIN di Gedung PKK Provinsi Sulbar, Rabu (21/03/18).

Pengurus JOIN yang dikukuhkan hari ini yakni Dewan Pengurus Provinsi (DPW) JOIN Sulbar serta Dewan Pengurus Daerah (DPD) JOIN di enam kabupaten di Sulbar. Dimana DPW Join Sulbar akan dikomandoi oleh Wahyuni sebagai ketua.

Pengukuhan Pengurus JOIN se-Sulbar dilakukan oleh Sekertaris Jendral (Sekjen) DPP JOIN, Jhulfan Sifadi. Turut disaksikan oleh Dewan Pembina DPW JOIN Sulbar Ali Baal Masdar yang tak lain merupakan Gubernur Sulbar.

Dalam sambutannya Ketua DPW JOIN Sulbar, Wahyuni mengatakan JOIN Sulbar sebagai wadah jurnalis dalam berkarya sesuai kode etik dan undang-undang pers dan memberantas hoax.

“Sebagai wadah organisasi jurnalis, dan juga sebagai garda terdepan pemberantasan berita-berita hoax. Mari kita teman-teman jurnalis Indonesia, berkarya dengan mematuhi kode etik jurnalis dan undang-undang pers,” tuturnya.

Sementara itu Sekjen DPP JOIN, Jhulfan Sifadi berharap agar DPW JOIN Sulbar dapan menjadi marwah bagi para penggiat jurnalistik.

“Semoga ini bisa membawa marwah bagi para jurnalis, untuk mematuhi undang-undang pers dan kode etik jurnalis. Komitmen awal kita mendirikan JOIN adalah untuk memberantas hoax,” harapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, agar dengan hadirinya JOIN di Sulbar dapat meningkatkan kapasitas karya jurnalistik yang tetap mematuhi kode etik jurnalis.

“Harapan kita dengan hadirnya JOIN di Sulbar, untuk meningkatkan kapasitas jurnalistik, menciptakan karya-karya jurnalistik yang memiliki kualitas pemberitaan dan tetap mematuhi kodo etik dan undang-undang pers,” tuturnya.

Sementara ditempat yang sama Dewan Pembina DPW JOIN Sulbar Ali Baal Masdar menginginkan agara JOIN dapat menjadi corong pemberitaan bagi pemerintah.

“Dapat menjadi corong bagi pemerintah dalam memberikan informasi pembagunan masyarakat. Bagaimana JOIN ini menjadi salah satu corong pemberantas berita hoax, jangan sampai berita-berita ini ditunggangi,” tutupnya. (74b*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *