Janji dan Peringatan, Rektor Unsulbar

2enam.com, Majene, 33 Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) Unsulbar yang baru saja resmi terangkat penting memperhatikan peringatan dan janji dari rektor Unsulbar Dr. Akhsan Djalaluddin.
Janji dan peringatan rektor Akhsan disampaikan pada saat pengambilan sumpah janji PNS Unsulbar di aula TC, Rabu (12/04).
 
” Kepada para PNS (yang baru,-) khususnya dosen dapat melanjutkan ke program S3 (doktoral,-) dengan syarat harus lanjut di perguruan tinggi luar negeri, kalau luar negeri akan saya beri izin,” janji Rektor Akhsan saat memberi sambutan pada acara penyumpahan.
 
Menurut Rektor, Ia mendorong agar para dosen yang kini mayoritas masih bergelar magister (S2,-) untuk lanjut ke luar negeri untuk pengembangan Unsulbar dan dosen itu sendiri.
Rektor Akhsan mengingatkan agar para dosen yang akan melanjutkan ke S3 mempermantap kemampuan bahasa asing khususnya bahasa Inggris.
 
Disamping janji akan memberi izin belajar S3 di luar negeri, Rektor dalam kesempatan yang sama juga memberi peringatan keras kepada para PNS tersebut.
Secara tegas Rektor Akhsan menyatakan tidak akan memberi peluang bagi PNS Unsulbar untuk mengajukan pindah dari Unsulbar.
 
” Pokoknya selama saya jadi rektor, termasuk nanti kepada rektor selanjutnya setelah saya, tetap tidak boleh ada yang mengajukan pindah (dari Unsulbar,-), kita masih kekurangan tenaga, jadi jangan pernah berpikir mau pindah,” tegas Rektor Akhsan.
 
Dari data yang diperoleh KARAKTER, di sejumlah perguruan tinggi negeri bahkan mempersyaratkan surat pernyataan tertulis dari CPNS yang lulus akan mengabdi paling sedikit 20 tahun sejak terangkat.
Dari 33 PNS Unsulbar angkatan pertama itu sebagian besar berasal dari luar Sulbar.Sebagian dari Makassar, lainnya ada yang berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.
 
Pernyataan Rektor Akhsan mendapat tanggapan dari sejumlah dosen dan staf, salah satunya dosen Peternakan dan Perikanan, Nur Indah Sari Arbit, Sabtu (15/04). 
Menurut dosen asal Pangkep, Sulawesi Selatan ini, Ia sejak dinyatakan lulus CPNS 2014 di Unsulbar, sudah memutuskan akan menetap dan berkarir di Unsulbar.
 
” Ada falsafah yang sering saya dengar bahwa siapapun yang sudah minum air putih di Mandar, sudah jadi bagian dari keluarga Mandar, jadi sejak lulus ( CPNS,-) kami sudah bertekad untuk mengabdi di Unsulbar,” kata Indah.  (RD01*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *