Jaminan Kapolda Terkait Pengamanan Pilkada 2017

2enam.com, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat , Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Drs. Nandang, MH melalui Kabid Humas Polda Sulbar Hj. Mashura M, SH dengan tegas mengatakan akan menjamin Pelaksanaan Pesta Demokrasi pemilihan kepala daerah (pilkada) di Prov. Sulbar 15 Februari 2017 mendatang akan berlangsung aman, lancar dan terkendali. Senin (23/01/17).

Peningkatan pengamanan di enam Kabupaten yang ada di Provinsi Sulbar saat ini sudah diperketat, selain itu lokasi-lokasi yang dianggap memiliki titik rawan dan konflik sudah menjadi atensi awal.

Untuk mengamankan Pesta Demokrasi, Polda Sulbar telah menyiagakan sebanyak 2.134 (Dua Ribu Seratus Tiga Puluh Empat) dengan jumlah Rill : Polda Sulbar sebanyak 274, Polres Mamuju 370, Polres Polman 345, Polres Majene 209, Polres Mamasa 231, Polres Matra 255, BKO Brimob Polda Sulsel 350 & BKO Sabhara Polda Sulsel sebanyak 100 Personil.

Jumlah keseluruhan Personil BKO dari Polda Sulsel sebanyak 450 Tentunya ditujukan untuk membek Up masing-masing Polres di Enam Kabupaten Prov. Sulbar.” Semua sudah siap siaga di masing-masing titik, sesuai zona pemetaan dari tiap-tiap Polres setempat.

Menurut Brigjen Pol Drs. Nandang, MH, pola pengamanan saat pencoblosan akan dijaga ketat, diantaranya per Tempat Pemungutan Suara (TPS) minimal akan dijaga oleh Dua personil , Pihaknya juga memastikan selain polisi menjaga di tiap TPS, pengamanan linmas juga akan dilibatkan. untuk memperketat pengamanan agar tahapan pemilihan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

lebih lanjut ditambahkan keberhasilan pengamanan Pilkada kedepan tergantung dari partisipasi seluruh masyarakat untuk mendukung penuh pelaksanaan pesta demokrasi tetap berlangsung aman dan kondusif. muara keberhasilan pilkada ada pada masyarakat itu sendiri kami selaku penegak hukum hanya sebagai pelengkap dari keberhasilan dan kelancaran Pilkada…ungkapnya

Pihaknya juga berharap, pemilihan kepala daerah  Provinsi Sulbar Jangan sampai ada kecurangan saat pencoblosan nanti, karena hal tersebut adalah merupakan upaya untuk dapat mencegah konflik.

“Mari kita Jaga dan junjung tinggi Netralitas dalam Pemilihan Gubernur & Wakil Gubernur, pilihan boleh berbeda namun tujuan harus tetap sama untuk Prov. Sulbar yang aman” ujarnya(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *